Selamat Jalan Roy, Kami Kehilangan Sosok Petarung, Disiplin dan Ramah

Kabar duka ini diterima Gumarang FC Medan sekitar Minggu (22/12) petang melalui sambungan telepon selular Hermansyah, salah satu pelatih sepakbola di Karo.

Dec 22, 2019 - 19:10
Jul 16, 2023 - 00:30
 0
Selamat Jalan Roy, Kami Kehilangan Sosok Petarung, Disiplin dan Ramah
Roy Chandra Perangin-angin (jaket merah) meski sudah divonis kanker stadium akhir, tetap mendampingi tim dalam satu turnamen di Kabanjahe
BOLAHITA - Gumarang FC Medan berduka. Kontestan Liga 3 Sumatera Utara ini baru saja kehilangan satu pemain terbaiknya.
 
Roy Chandra Perangina-angin terkena kanker stadium akhir dan menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (22/12/2019) siang di RS Evarina, Desa Raya Kabanjahe.
 
Kabar duka ini diterima Gumarang FC Medan sekitar Minggu (22/12) petang melalui sambungan telepon selular Hermansyah, salah satu pelatih sepakbola di Karo.
 
Hermansyah juga menjadi sosok penting yang membawa Roy ke Gumarang FC di tahun 2011 lalu.
 
"Saya termenung dan terkejut mendengar kabar ini. Ya kami sangat kehilangan Roy Perangin-angin, sosok yang selalu mampu menunjukan kesan nyaman kepada keluarga besar Gumarang FC," kata Hengki Ahmad SH owner Gumarang FC.
 
"Anaknya (Roy Perangin-angin, red) baik, disiplin dalam segala hal, baik waktu, istrahat dan lainnya. Pagi cepat bangun, beres-beres mes. Di mes GumarangFC, dia yang paling rajin, tidak ada ada masalah. Kesannya positif sama keluarga besar Gumarang FC," ucap Hengki Ahmad.
 
Hengki Ahmad bercerita bahwa sudah delapan tahun sosok Roy Chandra Perangin-angin bergabung dengan Gumarang FC. Itu dimulai sejak tahun 2011 bersama Gumarang FC junior yang dilatih Almarhum Hamdardi.

Roy Perangin-angin saat membela Karo dalam turnamen sepakbola Piala Kapolda Sumatera Utara dan meraih gelar runner up di Stadion Teladan
Dengan masa delapan tahun itu, Roy telah merasakan lima sentuhan pelatih di Gumarang FC. Pertama Alm Hamdardi, lalu Zul Imri Purba, Viktor Simamora, Yunus Saragih dan terakhir Amrustian.
 
"Roy Perangin-angin itu mainnya tak pernah setengah hati, tanggungjawab, selalu fight," kenang Hengki.
 
Gumarang FC sendiri akan menggelar laga penggalangan dana untuk Roy Perangin-angin di bulan Januari tahun depan. Sekaligus memperingati hari ulangtahun klub yang ke-15, Hengki Ahmad merencanakan Charity Game untuk Roy.
 
"Kami keluarga besar Gumarang FC Medan sangat berduka, semuanya kehilangan Roy Perangin-angin. Selamat jalan," pungkasnya.
 
Rasa duka mendalam juga dirasakan Andre Sitepu yang sudah menjadi teman bermain sepakbola almarhum Roy Chandra Perangin-angin sejak tahun 2011.
 
"Aku sangat kehilangan sekali, sangat kehilangan. Bahkan di media sosial, kami melihat banyak sekali rekan-rekan dari daerah lain yang menyatakan berduka, merasa kehilangan. Dari desa-desa di Kabanjahe hingga Kabupaten Dairi," kata Andre Sitepu.
 
"Roy juga menjadi satu sosok penting lahirnya komunias Generasi Inspiratif Karo (GIK). Namun kami sudah berjalan, Roy meninggal," Andre Sitepu.
 
Roy Chandra Perangin-angin direncanakan dikebumikan pada hari Selasa (24/12) di Desa sukamaju, Kecamatan Tiga Panah.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow