Tak Main di Teladan, Ini Kata Pemain dan Pelatih PSMS

Tak Main di Teladan, Ini Kata Pemain dan Pelatih PSMS

Oct 16, 2019 - 08:52
 0
Tak Main di Teladan, Ini Kata Pemain dan Pelatih PSMS
Iljam Fathoni saat dijenguk Pewarta PSMS ketika masih dirawat

BOLAHITA, MEDAN - PSMS Medan harus benar-benar membutuhkan perjuangan ekstra keras untuk berebut satu tiket ke babak delapan besar dari wilayah timur.

Perjuangan ekstra itu datang setelah PT LIB memutuskan dua laga sisa PSMS menjamu Persiraja Banda Aceh (17/10/2019) dan Aceh Babel United (21/10/2019) tak berlangsung di Stadion Teladan Medan. Namun di Stadion Langsa dan Stadion Kaharuddin Pekanbaru.

Lalu, perjuangan ekstra keras lainnya, PSMS Medan harus mampu memenangkan kedua laga tersebut. Meski harus akan kehilangan atmosfer Stadion Teladan.

“Besok, kita tidak rasa main di Aceh. Besok kita merasa main di rumah kita sendiri. Jadi, kita enggak perduli rekor kemenangan mereka. Kita percaya diri, itu peluang besar kita bisa dapat poin untuk lolos ke 8 besar. Jadi, kita enggak bisa pikir mereka kuat di kandang. Kalo kita pikir itu, malah bisa buat beban bagi kita. Jadi, kita tuan rumah lah,” kata Bruno Casimir pemain bertahan PSMS.

Berlaga di Stadion Langsa, tentu tidak banyak menguntungkan bagi PSMS. Meski berstatus tuan rumah, namun laga tersebut bisa dimaknai sebagai laga kandang rasa tandang. Mengingat Stadion Langsa merupakan wilayah dari Provinsi Aceh. Bagi Jafri, hal itu tidak menjadi masalah, dan sudah menjadi resiko sebuah tim jika tidak mendapat izin.

“Kondisi realnya seperti ini, makanya harus kita terima saja. Di sini (Medan) tidak boleh mengadakan pertandingan. Bukan panitia tidak siap, tapi memang tidak dapat izin keramaian. Otomatis deadline jadual kompetisi sudah disusun semua sama PT LIB. Yang harus kita sudahi wilayah barat dan timur. Kemudian muncul lagi babak 8 besar harus mengikuti lagi bagi tim yang lolos,” kata Jafri Sastra pelatih PSMS.

Saat ini, PSMS Medan masih berada di peringkat enam klasemen sementara liga 2 Indonesia wilayah barat, dengan mengemas 31 poin hasil 20 laga. PSMS terpaut dua angka atas Perserang dan PSCS yang memiliki nilai sama yakni 33 poin.

Namun, PSCS dan Perserang hanya menyisakan satu laga. Sedangkan PSMS masih menyisakan dua laga, melawan Persiraja dan Babel United. Sementara tiga tiket babak 8 besar wilayah barat sudah menjadi milik Persiraja, Persita, dan Sriwijaya FC.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow