BOLAHITA - Tiga pemain bola dari divisi tiga sepakbola Norwegia ada di antara lima orang yang dimasukkan ke penjara setempat pada hari Rabu tanggal 29 April 2015 lalu, setelah divonis bersalah karena kasus penggelapan serta korupsi dalam kasus pengaturan skor pertandingan.
Tiga pesepakbola antara lain adalah, Drin Shala dan Formose Pape Mendy dari klub Follo, serta Alban Shipshani dari klub Asker. Mereka terbukti telah menerima sejumlah uang yang digunakan untuk mengatur hasil pertandingan di Oslo.
Shala dan Shipsani dijatuhi hukuman penjara selama delapan bulan, sementara Mendy dijatuhi hukuman penjara selama enam bulan. Ketiganya sudah menyatakan bakal mengajukan banding.
Pada proses persidangan yang berlangsung selama tiga pekan tersebut, dilakukan juga pemutaran rekaman tersembunyi dari pembicaraan melalui telepon serta rincian dari pertemuan gelap di Swedia yang menjadi tempat negosiasi dari pengaturan skor tersebut.
Kasus pengaturan skor tersebut juga melibatkan kompetisi yang dimainkan oleh klub Asker dan Follo pada kompetisi divisi ketiga Norwegia pada tahun 2012 lalu. Pada salah satu laga yang dicurigai, Follo sempat unggul tiga gol tanpa balas namun tiba-tiba kalah 3-4 dari Ostsiden. Kekalahan tersebut akhirnya membuat Follo melaporkan kecurigaannya akan pengaturan skor ke NFF.
Dalam pertandingan lainnya, Asker yang bermain melawan Frigg dilumat dibantai sebanyak 1-7. Setelah itu NFF mengambil tindakan berupa melakukan penundaan laga antara Ullensaker/Kisa melawan HamKam menyusul adanya kemungkinan pertandingan itu sudah diatur.