Federico Barba Akui Alami Culture Shock, Kini Nikmati Adaptasi di Bandung
BOLAHITA - Rekrutan anyar Persib Bandung, Federico Barba, mengaku masih dalam proses adaptasi usai sepekan berada di Kota Kembang. Bek asal Italia itu menemukan banyak hal baru, termasuk sempat mengalami culture shock, terutama soal makanan.
Terbiasa dengan kuliner khas Eropa, Barba mengaku sulit lepas dari kecintaannya pada pasta. Meski begitu, eks AS Roma dan Empoli itu tetap menikmati pengalaman barunya di Indonesia.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
"Ya, saya sekarang sedang mencoba menemukan banyak hal, ini bagus. Tapi saya orang Italia, mengenai makanan, saya cinta pasta dan tidak mudah untuk mengubahnya," ujar Barba di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (8/9).
Barba didatangkan Persib untuk memperkuat lini belakang di musim BRI Super League 2025/26 dan AFC Champions League Two 2025/26. Kehadirannya menambah opsi di sektor pertahanan yang sudah dihuni nama-nama berkualitas seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Frans Putros, Alfeandra Dewangga, Kakang Rudianto, hingga Rezaldi Hehanussa.
Menurut Barba, banyaknya bek justru menjadi keuntungan bagi Persib. "Sangat bagus, diperkuat banyak pemain yang bagus. Jadi kami bisa bermain dengan empat bek atau tiga bek. Pelatih punya banyak opsi untuk menentukan dan pertahanan adalah hal paling utama di tim, termasuk penjaga gawang," jelasnya.
Dengan kombinasi skuat yang ada, Barba optimistis Maung Bandung bisa berbicara banyak musim ini. "Kami akan bekerja bersama-sama supaya menjadi lebih baik dan semakin siap menghadapi pertandingan," tegas pemain berusia 32 tahun tersebut.
What's Your Reaction?