Heroik. Tanpa Dirut, PSMS Berhasil Menang di Stadion Teladan
Tanpa kehadiran Arifuddin Maulana, aura positif Ayam Kinantan bakal bertaji lagi seperti keluar kembali.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BOLAHITA - Perjuangan punggawa PSMS Medan untuk mendapatkan kemenangan perdana dalam lanjutan Liga 2 grup 1 musim 2023/2024 di Stadion Teladan berbuah manis.
Meski tanpa kehadiran Direktur Utama (Dirut) PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), Arifuddin Maulana, Joko Susilo dkk menjawab keraguan suporter dan fans setianya.
PSMS Medan pun mengalahkan Traktor Kuning, julukan PSDS Deliserdang dengan skor 3-1 di Stadion Teladan Medan, Minggu (1/10/2023) sore.
Gol kemenangan tim Ayam Kinantan julukan PSMS, dicetak Ichsan Pratama pada menit 19 serta dua gol Rahmat Ilahi pada menit 46, dan 55. Sementara gol PSDS dilesakkan pemain asingnya, Noriki Akada pada menit 64.
Tanpa seorang Dirut PSMS di lapangan, pemain sepertinya lebih bermain semangat dan lepas dalam berjuang meraih kemenangan. Saat mengalahkan PSDS, permainan tim besutan Ridwan Saragih berbeda saat ditahan imbang 1-1 oleh Sada Sumut FC dan Persiraja Banda Aceh lalu.
Tanpa kehadiran Arifuddin Maulana, aura positif Ayam Kinantan bakal bertaji lagi seperti keluar kembali.
Menyahuti hasil pertandingan itu, sang arsitek Ridwan Saragih mengaku bersyukur dan menyebut kunci kemenangan PSMS adalah berkat kebersamaan dan motivasi para pemainnya untuk menang.
"Kuncinya pertama adalah kebersamaan dan motivasi anak-anak setelah dua hasil imbang sebelumnya. Alhamdulillah bisa menang di derby ini,' kata Ridwan Saragih dalam sesi temu pers usai laga.
Disinggung PSMS kembali kebobolan, Ridwan menjawab bahwa gol yang terjadi berbeda dengan proses gol sebelumnya yakni dari proses free kick yang salah diantisipasi penjaga gawang.
"Ya gol kali ini proses dari tengah, ini juga akan menjadi evaluasi ke depannya," ucapnya.
Sementara pemain PSMS, Rachmat Hidayat mengaku kemenangan ini diraih berkat instruksi pelatih yang sukses mereka jalankan.
"Kita dari pemain ikut instruksi pelatih bisa kompak sehingga memberikan poin kemenangan perdana di Teladan," kata Rahmat.
Sementara itu, pelatih PSDS Susanto mengakui ada kelemahan pada skuadnya sehingga membuat PSMS memenangkan pertandingan ini.
"Kelemahan kita di bola crossing, jadi ini menjadi evaluasi kita juga bagaimana meminimalisir kesalahan-kesalahan sendiri," kata Susanto.
Ia mengaku jalannya pertandingan sebenarnya berimbang, namun dari persiapan PSMS yang lebih matang membuat timnya kalah dari PSMS.
"Itulah sepakbola siapa yang start bagus pasti meraih hasil maksimal," ucapnya.
Atas kemenangan tersebut, membuat PSMS naik ke posisi ketiga kalasemen sementara Grup I Liga 2 dengan 5 poin hasil dari 1 kemenangan dan 2 imbang.
Sementara PSDS turun ke posisi 5 klasemen sementara dengan mengumpulkan 4 poin hasil dari 1 menang, 1 imbang, dan 2 kalah.
What's Your Reaction?