KALAHKAN SRIWIJAYA FC, PSMS RESMI BERTAHAN DI LIGA 2

PSMS Medan akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Kemenangan tipis 1-0 atas Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumut, Minggu malam, 19 April, memastikan tim Ayam Kinantan bertahan di Liga 2 musim depan.

Apr 19, 2026 - 23:11
Apr 19, 2026 - 23:17
 0
KALAHKAN SRIWIJAYA FC, PSMS RESMI BERTAHAN DI LIGA 2
Felipe Cadenazzi saat merayakan gol penentu kemenangan PSMS Medan atas Sriwijaya FC

PSMS MEDAN AKHIRNYA BISA SEDIKIT BERNAPAS LEGA, RESMI BERTAHAN DI LIGA 2

BOLAHITA - PSMS Medan akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Kemenangan tipis 1-0 atas Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumut, Minggu malam, 19 April, memastikan tim Ayam Kinantan bertahan di Liga 2 musim depan.

Tambahan tiga poin membuat PSMS mengoleksi 34 poin dan tak lagi terkejar oleh dua tim terbawah Grup Brat Championship.

Sriwijaya FC yang baru mengemas 2 poin sudah dipastikan terdegradasi, sementara Persekat Tegal (26 poin) juga gagal mendekat setelah tumbang 2-4 dari PSPS pada laga lain di hari yang sama.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Dengan hanya dua pertandingan tersisa Pegadaian Championship Musim 2025/2026, kini posisi PSMS aman dari degradasi.

Tak hanya PSMS, PSPS juga memastikan diri bertahan setelah kemenangan 4-2 atas Persekat.

PSMS masih ada di peringkat 7 (34 poin) klasemen sementara, PSPS di peringkat 6 (34 poin), kemudian tim tiga terbawah Persikad (31 poin), Persekat (26) dan Sriwijaya (2 poin).

Sementara pada laga PSMS vs Sriwijaya FC, kemenangan ini lahir lewat perjuangan yang jauh dari kata mudah. Bahkan, prediksi bakal menang dengan pesta gol tidak terwujud. Malah harus super kerja keras.

Pada babak pertama, PSMS sejatinya langsung menggebrak sejak detik awal. Pada menit ke-4, umpan matang Clayton sukses disambar Felipe menjadi gol cepat yang membungkam lini belakang Sriwijaya FC sekaligus membakar semangat publik tuan rumah.

Namun, siapa sangka, itu menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan yang berlangsung 90 menit itu. Sriwijaya FC mencoba bangkit, tetapi lini depan mereka gagal menemukan ketajaman. Pada menit ke-30, Fahrezi diganjar kartu kuning.

Situasi berubah drastis jelang turun minum ketika Antoni Putro Nugroho harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dari wasit Subro Malisi pada menit ke-45.

PSMS pun dipaksa bermain dengan 10 orang.

Memasuki babak kedua, pelatih Sriwijaya FC Iwan Setiawan langsung melakukan tiga pergantian untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Namun, alur pertandingan kembali berubah. Melalui tinjauan VAR, wasit mengeluarkan kartu merah untuk pemain Sriwijaya FC akibat pelanggaran keras. Kedua tim kembali seimbang dengan 10 pemain.

Alih-alih mengunci kemenangan, PSMS justru tampil di bawah tekanan. Sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan, termasuk dua kesempatan Rudi Yana pada menit ke-80 dan masa injury time yang berakhir sia-sia. PSMS juga kehilangan Adlin Cahya yang cedera dan harus ditandu keluar, digantikan Qadri.

Usai laga, Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengakui timnya kehilangan ketenangan di babak kedua. “Pemain terlihat takut untuk mencetak gol. Tidak ada tambahan gol, tapi inilah sepak bola,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Sriwijaya FC Iwan Setiawan tetap mengapresiasi perjuangan timnya meski harus menerima kenyataan pahit terdegradasi.

Iwan juga meminta maaf atas perilaku ofisial yang menyinggung pendukung tuan rumah.

“Anak-anak sudah maksimal. Kami sempat unggul jumlah pemain di babak pertama, tapi tidak dimanfaatkan. Kami juga mohon maaf atas sikap ofisial. Selamat untuk PSMS,” katanya.

Sementara itu, Eko menegaskan PSMS belum ingin berpuas diri. Dua laga tersisa melawan Persiraja dan Garudayaksa tetap menjadi target poin penuh. “Laga ke depan berat, tapi kami akan all out,” tegasnya.

Bagi PSMS, tetap di Liga 2 musim depan jauh dari target yang sejatinya berharap bermain kembali di Liga 1. Namun, kepastian bertahan tentu lebih baik daripada degradasi ke Liga 3 untuk tim yang sarat dengan sejarah sejak era Perserikatan ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow