Kekhawatiran Fernando Valente Terjadi Saat Arema FC Dikalahkan Persebaya
Valente sudah tampak pasrah terhadap peluang timnya dalam pertandingan tersebut.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Fernando Valente sebelumnya telah menunjukkan sikap realistisnya dalam menghadapi peluang Arema FC ketika mereka menghadapi Persebaya dalam Derbi Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Sabtu (23/9).
Valente sudah tampak pasrah terhadap peluang timnya dalam pertandingan tersebut.
Situasi yang tidak ideal yang dialami oleh Arema FC menjadi salah satu alasan mengapa Valente memiliki sikap realistis. Kekhawatiran Valente akhirnya terbukti benar ketika timnya mengalami kekalahan dengan skor 1-3.
Bruno Moreira membuat 25 ribu suporter Persebaya bergemuruh setelah mencetak gol cantik pada menit ke-27. Pada akhir babak pertama, Dusan Stevanovic menggandakan keunggulan Persebaya dengan golnya pada menit ke-45.
Tim Persebaya kemudian semakin memperbesar skor melalui gol Ze Valente yang akurat pada menit ke-50. Namun, Arema FC berhasil mencetak satu gol balasan melalui Dedik Setiawan 15 menit kemudian.
Fernando Valente, pelatih Arema FC, mengomentari kebobolan gol dari situasi bola mati sebagai indikasi masalah serius dalam timnya. Dia juga mengakui bahwa pertandingan melawan Persebaya di kandang lawan merupakan pertandingan yang sulit.
Kendala yang dihadapi oleh Arema FC termasuk absennya beberapa pemain kunci seperti Johan Al Farizi yang cedera dan Gustavo Almeida yang absen karena akumulasi kartu kuning.
Hal ini memaksa tim untuk memainkan pemain muda, yang diakui Valente sebagai tidak ideal, terutama dalam pertandingan melawan tim yang memiliki organisasi permainan terbaik seperti Persebaya.
Meskipun demikian, hasil ini tidak mengubah posisi Arema FC di zona degradasi. Mereka tetap berada di urutan ke-16 dalam klasemen Liga 1 dengan 10 poin.
What's Your Reaction?