King Tagih Hutang ke PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), Rp 294 juta

King Tagih Hutang ke PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), Rp 294 juta

King Tagih Hutang ke PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), Rp 294 juta

BOLAHITA, MEDAN - Julius Raja, pria yang musim lalu sering disebut sebagai sekretaris klub PSMS Medan, membeberkan uang pribadinya yang belum digantikan. 

 

Hal ini disampaikan akibat anggapan bahwa dirinya tidak berkontribusi untuk PSMS Medan. Bahkan saat ditemui dalam agenda temu pers, Senin 6 Juni 2022, Julius menyebutkan PSMS Medan di bawah naungan PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) masih memiliki hutang kepadanya. 

 

"Bahwa PT KMI masih memiliki hutang sebesar Rp 294 juta kepada saya. Itu dana pribadi saya," ujar pria yang karib disapa King itu kepada pers, Senin (6/6/2022). 

 

Dijelaskannya, dana sebesar hampir Rp 300 juta itu dipakai untuk menyelesaikan sengketa pemain asing PSMS Medan saat musim 2012.

 

Dan pembayarannya diselesaikan pada 2019 lalu. Saat itu manajemen terlibat sengketa dengan pemain asing PSMS Medan atas nama Moise Dario Maldonado OvelarOvelar. 

 

 

M11Bet, Situs Betting Online Resmi Indonesia. Pasaran Terbaik, Layanan 24/7, Resmi

Hal ini sempat membuat skuat berjuluk Ayam Kinantan dibayangi sanksi dari PSSI dan FIFA jika tidak segera dibayarkan. 

 

"Dana pribadi itu untuk membayarkan dan menyelesaikan sengketa pemain asing. Pembayaran itu atas perintah Pembina PSMS. Saya punya buktinya semua," kata King sambil menunjukkan bukti-bukti pembayaran.

 

King mengatakan, saat itu apabila sengketa pembayaran pemain asing tersebut tidak diselesaikan, maka PSMS tidak bisa mengikuti kompetisi Liga 2.

 

Selain itu, PSMS juga tidak bisa mendaftarkan pemain beserta tim ke induk persepakbolaan Tanah Air. Bahkan, PSMS sudah sempat dikenakan pengurangan poin oleh PSSI. 

 

Lanjutnya pria yang kini bertindak sebagai Exco Asprov PSSI Sumut itu, ia meminta kepada pembina PSMS Medan untuk melunasi hutang tersebut. 

 

Terlebih lagi, biaya yang digunakan tersebut merupakan dana pribadi yang ia kucurkan untuk klub PSMS Medan.

 

"Itu dia, jadi jangan kita ini dianggap tidak berkontribusi. Walaupun mungkin enggak seberapa. Niat kita kan ingin memajukan PSMS," ucapnya.