Menpora Dito Harap Piala Dunia Panjat Tebing 2023 Jadi Peluang Prestasi di Olimpiade Paris 2024

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, merasa senang dan berharap bahwa hasil yang baik yang diperoleh dalam Piala Dunia Panjat Tebing 2023 akan membuka peluang besar untuk meraih prestasi di Olimpiade Paris 2024.

May 8, 2023 - 14:49
May 8, 2023 - 14:50
 0
Menpora Dito Harap Piala Dunia Panjat Tebing 2023 Jadi Peluang Prestasi di Olimpiade Paris 2024
Menpora RI Dito Ariotedjo, merasa senang dan berharap hasil baik di Piala Dunia Panjat Tebing 2023 membuka peluang besar berprestasi di ajang Olimpiade Paris 2024.(foto:bagus/kemenpora)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, merasa senang dan berharap bahwa hasil yang baik yang diperoleh dalam Piala Dunia Panjat Tebing 2023 akan membuka peluang besar untuk meraih prestasi di Olimpiade Paris 2024.

Menpora Dito merasa gembira dan bangga dengan hasil ini. Ia menganggap cabang olahraga panjat tebing memiliki potensi besar untuk meraih prestasi di Olimpiade 2024 mendatang.

"Nampaknya panjat tebing menjadi salah satu cabang olahraga yang kami harapkan. Secara statistik dan track record, cabang olahraga ini memang menunjukkan keunggulan di tingkat dunia. Jadi, kami berharap mendapatkan berkah dan keberuntungan di Olimpiade 2024," ujar Menpora Dito setelah memberikan bunga kepada para pemenang di Lot Enam Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Minggu (7/5) malam.

"Alhamdulillah, sebagai tuan rumah, kami berhasil meraih emas dan perunggu dari atlet putra. Untuk atlet putri, Desak naik peringkat dari hasil di Korea, dari perunggu menjadi perak. Ini hasil yang bagus," tambah Menpora Dito.

Menpora Dito menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kemenpora selalu mendukung penyelenggaraan kejuaraan dunia di Indonesia, seperti IFSC Climbing World Cup yang diselenggarakan di Jakarta pada 6-7 Mei ini.

"Kami di Kemenpora memberikan dukungan penuh untuk kejuaraan-kejuaraan dunia seperti ini, baik dari segi pendanaan maupun penyelenggaraan. Untuk pelatihan atlet, kami menyediakan program pelatnas jangka panjang, pusat pelatihan, serta kesempatan mencoba dan berlatih di luar negeri," jelas Menpora Dito.

"Semoga pada kejuaraan dunia di Amerika Serikat nanti, kita bisa mempertahankan prestasi. Yang terpenting adalah menjaga hati dan fokus, sementara sisanya kita serahkan kepada Tuhan karena persiapan sudah maksimal," tambah Menpora Dito.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, merasa bersyukur. Ia mengungkapkan bahwa hasil yang diperoleh oleh tim Indonesia dalam Piala Dunia Panjat Tebing 2023 ini melampaui target yang ditetapkan.

"Alhamdulillah, terima kasih sekali atas dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, baik yang hadir langsung maupun secara online. Kita sangat bahagia dengan prestasi yang telah diraih oleh para atlet kita," ucapnya.

"Hasil ini melebihi target kita karena sebenarnya target awal kita adalah satu emas dan satu perunggu, namun kita mendapatkan bonus satu perak. Ini luar biasa. Ke depan, kita harus memastikan agar prestasi ini terus terjaga," pungkasnya.

Piala Dunia Panjat Tebing 2023 seri Jakarta ini merupakan seri ketiga setelah di seri sebelumnya tahun ini digelar di Hachioji, Jepang pada 21-23 April dan Seoul, Korea Selatan pada 28-30 April.

Terdapat 24 negara yang berpartisipasi dengan total atlet sebanyak 120 yang mengikuti kejuaraan dunia ini. sebagai tuan rumah seri ketiga, Indonesia mengirimkan 22 atletnya yang terdiri dari 12 atlet putra dan 10 atlet putri.

Nomor yang dipertandingkan di kejuaraan dunia panjat tebing edisi tahun ini di Jakarta hanya satu nomor, yaitu speed.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow