Pemkot Kediri Lanjutkan Renovasi Stadion Brawijaya Demi Persik Tampil di Kandang Sendiri

Langkah ini merupakan wujud keseriusan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswari, agar Persik Kediri dapat tetap bermarkas di kandang sendiri dalam menghadapi musim Super League 2025/26.

Jul 9, 2025 - 07:04
Jul 9, 2025 - 07:04
 0
Pemkot Kediri Lanjutkan Renovasi Stadion Brawijaya Demi Persik Tampil di Kandang Sendiri
Pemkot Kediri perbaiki Stadion Brawijaya Kota Kediri

BOLAHITA - Pemerintah Kota Kediri terus melakukan perbaikan infrastruktur Stadion Brawijaya sesuai dengan rekomendasi tim verifikasi operator kompetisi Super League.

Langkah ini merupakan wujud keseriusan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswari, agar Persik Kediri dapat tetap bermarkas di kandang sendiri dalam menghadapi musim Super League 2025/26.

Setelah menyelesaikan tahapan top dressing atau pengurukan ulang permukaan lapangan yang sebelumnya bergelombang, proses renovasi kini memasuki fase pengecatan tribun. Kegiatan ini dimulai pada Selasa (8/7/2025), diawali dengan pengelupasan dinding dan pengecatan dasar untuk menutup pori-pori pada permukaan bangunan.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik, Tri Widodo, menuturkan bahwa stadion tetap mengusung warna ungu sebagai warna utama, mencerminkan identitas Kota Kediri dan kebesaran tim berjuluk Macan Putih. Kombinasi warna abu-abu akan digunakan untuk pilar bangunan, sedangkan warna kuning akan menghiasi strip pada anak tangga. Pagar pembatas di sekitar tribun pun turut dicat ulang.

“Warna dominan tetap ungu, sebagai identitas kota dan klub. Sentuhan abu-abu dan kuning ditambahkan untuk mempercantik tampilan,” jelas Tri Widodo.


Atas nama manajemen, Tri juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen penuh Pemkot Kediri dalam mendukung Persik.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota. Komitmen ini menunjukkan kecintaan terhadap Persik, sekaligus tekad agar tim tetap bisa bertanding di Stadion Brawijaya musim depan,” ujarnya.

Renovasi stadion akan terus dilakukan hingga semua aspek lolos penilaian akhir dari tim verifikasi sebelum kompetisi dimulai. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah penggantian lampu lapangan dari jenis halogen ke teknologi LED, serta penggantian papan skor dari sistem manual ke digital portable.

“Proses perbaikan berjalan bertahap. Selain pengecatan dan perataan lapangan, lampu stadion diganti ke LED, dan papan skor akan memakai sistem digital portable,” tutup Tri Widodo.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow