Persibo Bojonegoro Siap Mati-matian Rebut Puncak Grup 3 dari Persela
Pekan lalu adalah kali pertama Persibo Bojogoro tidak jadi pemuncak Grup 3 Pegadaian Liga 2. Posisinya digeser Persela Lamongan. Laskar Angling Dharma pun terus terancam gagal masuk Babak 8 Besar jika tidak segera bangkit.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BOLAHITA - Pekan lalu menjadi momen sulit bagi Persibo Bojonegoro, yang untuk pertama kalinya tergeser dari puncak klasemen Grup 3 Pegadaian Liga 2.
Posisi tersebut kini diambil alih oleh Persela Lamongan, membuat Laskar Angling Dharma berada dalam tekanan untuk segera bangkit agar peluang lolos ke Babak 8 Besar tetap terjaga.
Itu sebabnya tiga poin menjadi harga mati bagi Persibo dalam pertandingan krusial, Sabtu (21/12/2024) sore, terlebih lawan yang dihadapi adalah Persela sendiri.
Kemenangan akan membuka peluang Persibo merebut kembali posisi puncak klasemen. Namun, tantangan besar menanti karena pertandingan digelar di kandang Persela, Stadion Tuban Sport Center, dengan dukungan penuh dari suporter tuan rumah.
“Kami berharap pertandingan berjalan lancar dan tetap dalam koridor fair play. Siapapun yang menang, dia adalah pemenang sejati,” ujar pelatih Persibo, Kahudi Widodo, menjelang laga.
Kahudi menegaskan bahwa timnya tidak boleh lagi kehilangan poin, mengingat persaingan untuk dua tiket ke Babak 8 Besar semakin ketat. “Kami sangat membutuhkan poin, setidaknya untuk bisa lolos bersama-sama dengan Persela ke Babak 8 Besar,” katanya dengan penuh semangat.
View this post on Instagram
Meski demikian, Kahudi menyadari bahwa menghadapi Persela bukan perkara mudah. Laskar Joko Tingkir diperkuat oleh pemain-pemain berkualitas, terutama di lini depan. “Kami mewaspadai tiga pemain depan mereka, yakni Ezechiel Ndouassel, Wawan Febriyanto, dan Esteban Vizcarra,” ungkapnya.
Persibo harus tampil habis-habisan jika ingin membawa pulang poin maksimal dari laga ini. Dengan tekanan dari suporter lawan dan kualitas tim tuan rumah, duel ini akan menjadi ujian besar bagi Laskar Angling Dharma untuk membuktikan kemampuan mereka di momen krusial.
What's Your Reaction?