Persoalan Logo PSMS Seperti Akan Menjadi Bom Waktu
Persoalan Logo PSMS Seperti Akan Menjadi Bom Waktu
Ini setelah PT PeSeMes mengklaim bahwa klub PSMS sebagai milik mereka secara hukum dan diakui oleh PSSI.
Sebelumnya, PT PeSeMes juga sempat menggugat PT Kinantan Medan Indonesia (PT yang didaftarkan PSMS ke PSSI) atas penggunaan logo PSMS yang dipakai selama mengikuti Liga 1 musim 2018. Kini, proses hukum terus berjalan.
Musim lalu, karena kasus ini, salah satu sponsor appareal mengundurkan diri dari tim yang diperkuat Legimin Raharjo dkk, karena juga disomasi pihak PT PeSeMes.
Meski begitu, pengurus PSMS musim ini di Liga 2 mengatakan tak terganggu dengan kasus ini. “Kita tidak ada masalah. Proses hukum masih berjalan. Hanya saja dari pihak sana yang menganggap sudah menang, sudah ini sudah itu. Sementara yang terdaftar di Liga kan PT Kinantan. Ya, kita jalan dengan itulah dulu,†ujar Sekretaris Umum (Sekum) PSMS, Julius Raja yang dilansir Bolahita dari PojokSumut.
Julius mengatakan sejauh ini tidak ada komunikasi satu kubu dengan yang lainnya untuk menyelesaikan kasus ini. “Enggak ada komunikasi dengan pihak kami. Karena mereka mengganggap kami tidak ada. Yang mereka anggap ya mereka yang ada. Kita akan jalan, enggak ada masalah apapun, tetap jalan mempersiapkan tim,†ungkapnya.
Apalagi, menurut King-sapaan akrabnya, pihaknya yang mewakili PSMS sudah mendapat keputusan. “Sesuai keputusan Kongres PSSI di Bali, 25 Januari 2019, kita yang terdaftar. Jadi saat ini, kita jalan masing-masing baik proses hukum dan lainnya,†pungkasnya.
What's Your Reaction?