Ramalan Di Maria Soal Nasib Pochettino dan Messi di PSG

Ramalan Di Maria Soal Nasib Pochettino dan Messi di PSG

Ramalan Di Maria Soal Nasib Pochettino dan Messi di PSG

MESKI sudah meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) tak membuat Angel Di Maria langsung melupakan klub tersebut. Ia justru meramal nasib pelatih dan rekannya di Les Parisiens.


Di Maria mengatakan nasib dua kompatriotnya di PSG yaitu Lionel Messi dan Mauricio Pochettino. Ia ragu dua orang Argentina tersebut masih akan bekerja sama di Parc des Princes musim depan.


“Sepertinya mereka juga ingin (Pochettino) pergi. Akan ada perubahan yang sangat besar," ucap Di Maria.


"Namun saya pikir Messi bisa mengatasinya. Saya pikir dia akan memulai (musim depan) dengan sangat baik karena akhirnya menyumbang gol, memberikan assist, merasa sangat nyaman dan lebih banyak beradaptasi (sejak akhir musim lalu)," kata Di Maria.


Pochettino memang dikabarkan hanya tinggal menunggu waktu untuk dipecat. Petinggi PSG tentu kurang puas karena sang juru taktik gagal mempersembahkan trofi Liga Champions.


Sementara Messi yang sempat diisukan ingin kembali ke Barcelona justru tampil lebih baik pada penghujung musim lalu. PSG tentu berharap tren tersebut berlanjut hingga musim baru berjalan.

 

M11Bet, Situs Betting Online Resmi Indonesia. Pasaran Terbaik, Layanan 24/7, Resmi


Seperti diketahui, Di Maria resmi berpamitan kepada suporter PSG saat melakoni laga terakhir Ligue 1 2021-2022 kontra Metz. Ia menandai momen tersebut dengan sebuah gol.


Perpisahan Di Maria dan PSG tak terhindarkan seiring kontraknya yang habis musim panas ini. Raksasa Prancis itu tampak enggan menambah masa baktinya.


Fakta tersebut nyatanya membuat Di Maria kecewa. Namun ia tidak bisa membenci PSG karena memiliki hubungan erat dengan suporter.


“Saya pergi dengan cara yang sangat istimewa. Itu adalah malam yang tak terlupakan, bahwa seorang Argentina di negara lain memiliki perpisahan seperti saya dan tidak semua orang mengalaminya," kata Di Maria kepada TyC Sports.


"Mendapat kasih sayang dari penggemar PSG terutama yang berada di belakang gawang adalah hal yang paling sulit untuk mencapai. Mereka bernyanyi untuk saya sendiri dan membuat mural untuk saya tanda tangani adalah hal-hal yang tetap ada dalam ingatan."