Review: Putra Buana vs Prima Sakti

Review: Putra Buana vs Prima Sakti

Jul 20, 2013 - 08:40
 0
Review: Putra Buana vs Prima Sakti
bolahita
PUTRA Buana menunjukkan tekad kuat agar tampil lebih baik pada Sensasi Muda memperebutkan Piala Ir Kamaluddin Harahap Cup kali ini. <div><br></div><div>Jumat (19/7) di Lapangan Arnanud Baterai P Titi Kuning, Putra Buana menumbangkan Prima Sakti 2-1. Gol Didi Firmansyah dan Taufik memastikan tiga poin bagi tim besutan Irwansyah Sinaga ini.</div><div><br></div><div>Putra Buana tampil dengan materi pemain dominasi pemain PSMS LPIS. Keberadaan Donny Fernando Siregar, Muhammad Antoni, Zulkarnaen, Anto Ritonga, Syamsul Bahri dan Rommy Agustiawan membuat Putra Buana tampil garang. </div><div><br></div><div>Kekuatan bertambah dengan hadirnya kiper PSAP Sigli, M.Sabani dan eks gelandang PSMS LI, Dede Ariandi. Namun Prima Sakti tak keder dengan materi lawan.</div><div><br></div><div>Mereka mampu memberikan perlawanan. Keberadaan gelandang PSMS LI, Alamsyah Nasution dan mantan pemain PSMS Dodi Cahyadi membuat Prima Sakti tak bisa dengan mudah ditumbangkan. </div><div><br></div><div>Di menit ke 5, Didi Firmansyah membuat Putra Buana memimpin. Pemain yang akrab disapa Kudel itu dengan mudah memperdaya kiper Prima Sakti. Tiga menit berselang Taufik memperbesar margin menjadi dua gol.</div><div><br></div><div>Namun Prima tak menyerah. Kibo berhasil menjaga asa untuk bangkit dengan golnya di menit 19. Sayangnya mereka harus kehilangan Ipan di menit 28 karena hukuman kartu merah. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.</div><div><br></div><div>Di babak kedua, Prima Sakti berharap banyak dengan hadirnya Alamsyah Nasution yang baru turun pasca jeda. Namun pertahanan ketat yang dikawal Anto Ritonga dan Rommy Agustiawan belum mampu ditembus barisan penyerang Prima Sakti. </div><div><br></div><div>Sebaliknya gempuran Putra Buana dengan permainan dari kaki ke kaki membuat banyak peluang tercipta. Diantaranya lewat Zulkarnaen.</div><div><br></div><div>Pelatih Putra Buana, Irwansyah Sinaga mengatakan sejatinya kurang puas atas performa timnya. Apalagi lawan tampil dengan 10 pemain. "Seharusnya bisa lebih banyak menangnya. Apalagi kita 11 orang sementara lawan hanya 10. Harusnya kami mampu bermain lebih baik. Target kami ya juara," ujar mantan pemain PSMS 1998 ini.</div><div><br></div><div>Sementara di kubu lawan pelatih prima Sakti, Sunardi mengeluhkan keputusan wasit yang kerap merugikan timnya. Salah satunya kartu merah yang membuat konsentrasi pemainnya buyar.</div><div><br></div><div>"Wasitnya terlalu royal kasih kartu. Jadi pertandingan tidak seimbang. Apalagi para pemain banyak yang baru ikut bergabung. Kami gak pasang target muluk-muluk. Ya meramaikan saja," pungkasnya.</div><div><br></div><div>Panitia pelaksana juga akan membagi-bagikan hadiah bagi penonton yang menyaksikan laga. "Kami akan mengadakan kuis di setiap jeda babak pertama. Hadiahnya kaus original PSMS dari Eutag," ujar Aun Carbiny, salah seorang panitia. (Bolahita)</div>

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow