Sanksi FIFA yang Pernah Diberikan ke Indonesia, Sepakbola Pernah Terhenti
Dalam satu tahun terakhir, Timnas Indonesia dua kali didenda FIFA karena keterlambatan memasuki lapangan saat pertandingan internasional.
BOLAHITA - Berikut adalah lima sanksi dari FIFA yang pernah dijatuhkan kepada Timnas Indonesia, salah satunya bahkan berdampak besar hingga menghentikan seluruh aktivitas sepakbola nasional.
1. Denda karena Keterlambatan Masuk Lapangan
Dalam satu tahun terakhir, Timnas Indonesia dua kali didenda FIFA karena keterlambatan memasuki lapangan saat pertandingan internasional.
Pada November 2024, PSSI dikenai sanksi berupa denda sebesar 20.000 franc Swiss (sekitar Rp355 juta kala itu). Ini termasuk sanksi ringan, tetapi tetap menunjukkan kurangnya kedisiplinan administratif tim.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
2. Denda dan Pengurangan Kapasitas Stadion Akibat Xenofobia
Terbaru, PSSI kembali menerima sanksi dari FIFA usai insiden suporter yang dinilai melakukan tindakan diskriminatif saat laga melawan Timnas Bahrain pada Maret 2025. Akibatnya:
-
Denda hampir Rp400 juta
-
Pembatasan kapasitas Stadion Gelora Bung Karno sebesar 15%, khususnya di tribun utara dan selatan saat menjamu Timnas China pada 5 Juni 2025.
Total denda dari dua pelanggaran ini sudah mencapai Rp755 juta.
3. Dicoret sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Pada tahun 2023, Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 meski sebelumnya ditunjuk menggantikan edisi 2021 yang tertunda akibat pandemi. FIFA secara resmi mencabut status tuan rumah dari Indonesia dengan alasan “situasi terkini” tanpa penjelasan rinci.
Sanksi ini dijatuhkan beberapa bulan menjelang kick-off turnamen, membuat Indonesia kehilangan momen langka tampil di ajang prestisius tersebut.
View this post on Instagram
4. Diskualifikasi karena Menolak Hadapi Israel
Pada Kualifikasi Piala Dunia 1958, Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas Israel. Namun, karena alasan politik dan solidaritas terhadap Palestina, Indonesia memilih mundur dan tidak bertanding. Akibatnya:
-
Didiskualifikasi dari turnamen
-
Dikenai denda sebesar 5.000 franc Swiss
Langkah ini menjadi bentuk perlawanan politik, namun berdampak pada peluang tampil di ajang besar dunia.
5. Pembekuan PSSI oleh FIFA pada 2015
Ini adalah sanksi terberat yang pernah dijatuhkan FIFA kepada Indonesia. Pada 2015, FIFA resmi membekukan PSSI karena adanya intervensi pemerintah, tepatnya konflik antara PSSI dan Kemenpora.
Sanksi ini melanggar Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA yang melarang campur tangan pihak ketiga.
Imbasnya sangat besar:
-
Seluruh kegiatan sepakbola internasional Indonesia dihentikan.
-
Timnas Indonesia dilarang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.
Itulah lima sanksi FIFA paling signifikan terhadap Indonesia. Semoga menjadi pelajaran penting agar federasi dan seluruh elemen sepakbola nasional lebih disiplin dan profesional ke depannya.
What's Your Reaction?