Viral Kasus Penculikan Anak di Medan, Minta Tebusan Rp50 Juta — Pelaku Ternyata Sepupu Ibu Korban

Kota Medan digemparkan oleh kasus penculikan anak yang viral di media sosial. Korban adalah seorang siswa SD berinisial ZAN (7), warga Kecamatan Marelan

Aug 2, 2025 - 11:40
Aug 2, 2025 - 11:40
 0
Viral Kasus Penculikan Anak di Medan, Minta Tebusan Rp50 Juta — Pelaku Ternyata Sepupu Ibu Korban
Polsek Medan Labuhan pertemukan anak korban penculikan dengan kedua orangtuanya. (Humas)

INFO SUMUT - Kota Medan digemparkan oleh kasus penculikan anak yang viral di media sosial. Korban adalah seorang siswa SD berinisial ZAN (7), warga Kecamatan Marelan. Para pelaku nekat meminta uang tebusan sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 31 Juli 2025, sekitar pukul 12.00 WIB, ketika ZAN baru saja pulang sekolah dari Yayasan Pendidikan Islam Nur Fadhilah, Jalan Marelan Raya, Medan Marelan. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku menarik paksa korban dari halaman sekolah.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Modus dan Ancaman Pelaku

Setelah membawa kabur ZAN, para pelaku menuju rumah orang tua korban di Perumahan Permata Asami Residence. Mereka meninggalkan sebuah surat di depan pintu rumah, berisi pemberitahuan penculikan dan permintaan uang tebusan Rp50 juta.

Tak berhenti di situ, pelaku juga mengirim pesan WhatsApp kepada orang tua korban. Mereka mengancam tidak akan mengembalikan ZAN jika uang tebusan tidak segera ditransfer ke nomor rekening yang telah ditentukan.


Aksi Cepat Kepolisian

Orang tua korban langsung melapor ke pihak kepolisian. Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Medan Labuhan bergerak cepat melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta memburu para pelaku.

Upaya ini membuahkan hasil. ZAN ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat dititipkan oleh pelaku kepada seorang warga di kawasan Bahari/Darmin, Kelurahan Martubung, Medan Labuhan. Bocah malang itu kemudian dijemput polisi dan dikembalikan ke pangkuan kedua orang tuanya.

Tangis haru pecah saat keluarga kembali bertemu ZAN.
“Kami sebagai orang tua ZAN mengucapkan terima kasih kepada polisi, Polsek Medan Labuhan, Polres Belawan, dan Polda Sumut yang berhasil menangkap para pelaku sekaligus menemukan anak kami,” ungkap ayah ZAN dengan mata berkaca-kaca.

Pelaku Masih Keluarga Dekat

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Riffi Noor Faizal, menyebutkan polisi telah mengamankan tiga tersangka.

“Tersangka utama adalah Firda Hermayati, sepupu dari ibu korban. Ia dibantu oleh Nurhayati dan Julia Hasibuan,” terang AKP Riffi, Jumat (1/8/2025).

Tes urine menunjukkan ketiganya positif menggunakan narkoba. Polisi masih mendalami motif penculikan tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan kebutuhan biaya akibat penyalahgunaan narkoba.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan, sekaligus bukti nyata gerak cepat aparat dalam melindungi keselamatan warga.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow