Yofandani Ungkap Resep Gawang PSGC Tak Kebobolan dari Serbuan PSIS
Kiper berusia 23 tahun puas berhasil mengamankan gawang PSGC Ciamis dari teror serangan PSIS Semarang untuk menutup laga tanpa gol. Bagi Yofandani pertandingan ini sangat berat.
CIAMIS -- Yofandani masih terkesan dengan pertandingan PSGC Ciamis kontra PSIS Semarang pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (17/10) lalu. Kiper berusia 23 tahun puas berhasil mengamankan gawang PSGC Ciamis dari teror serangan PSIS Semarang untuk menutup laga tanpa gol. Bagi Yofandani pertandingan ini sangat berat.
Apalagi pekan sebelumnya, eks kiper Timnas Indonesia U19 ini kemasukan empat gol ketika PSGC Ciamis dihajar Adhyaksa Bekasi FC. Clean sheet pertama ini sangat disyukuri Yofandani.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
"Tekanan serangan PSIS luar biasa. Namun, kami harus berusaha bangkit dari kekalahan dari Adhyaksa Bekasi FC lalu. Spirit itu jadi motivasi saya dan teman-teman bermain habis-habisan lawan PSIS Semarang. Kami meraih satu poin dengan perjuangan keras," kata Yovandani.
Yovandani harus fokus total menjaga gawang Laskar Singacala, julukan PSGC Ciamis. Karena barisan depan Mahesa Jenar bertubi-tubi mengancam pertahanan PSGC Ciamis.
Dari statistik pertandingan tersebut, PSIS Semarang total melancarkan 22 tembakan. Sebanyak tiga tendangan tepat ke gawang dan 19 lainnya melenceng. Sementara itu, PSGC Ciamis hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran dan dua lainnya yang tidak mengarah ke gawang.
View this post on Instagram
"Tak mudah bagi kami bermain di bawah tekanan seperti itu. Apalagi saya baru kemasukan empat gol lawan Adhyaksa Bekasi FC. Saya berterimakasih kepada teman-teman yang membantu saya bisa clean sheet. Tekad saya, PSGC Ciamis jangan kalah di hadapan para suporter kami," tuturnya.
Hasil imbang ini menjadi bekal bagi Yofandani dan anak asuh Heri Kiswanto untuk menatap pertandingan tandang melawan Persiraja Banda Aceh pada 24 Oktober mendatang.
What's Your Reaction?