MEDAN, BOLAHITA – Sebanyak 257 karateka putra putri bertanding pada Kejuaraan Daerah Kei Shin Kan Karate-Do Indonesia Provinsi
Sumut 2015, yang digelar di Gelanggang Olahraga Cikal Universitas
Sumatera Utara (USU), Minggu (8/11) pagi.
“Ke-257 atlet tersebut berasal dari dojo di
Medan, Karo, Tapteng, Tobasa, Binjai, maupun Simalungun. Mereka siap bertanding memperebutkan Piala Tetap Ketua Dewan Penasihat Kei Shin Kan Sumut, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi,” ujar Ketua Panitia Drs Roberto Sembiring Cholia.
Dijelaskannya, turnamen ini mempertandingkan 45 kelas, mulai dari kelas kata, kadet hingga senior putra putri, yang banyak bernaung di dojo-dojo sekolah, mulai tingkat pelajar hingga mahasiswa. “ Kami berharap kegiatan ini agar bisa dilaksanakan berkesinambungan setiap tahun. Sehingga dapat meraih prestasi di tingkat nasional,” tambahnya.
Sementara itu Ketua umum pengprov Karate Kei Shin Kan
Sumut dr Valentino Tarigan mengatakan, melalui kejuaraan ini nantinya dipilih atlet terbaik untuk mengikuti open turnament di Tebing tinggi. Bahkan, ia akan mengirimkan atlet yang mampu meraih prestasi di open turnamen nanti, untuk mengikuti latihan di jepang.
“Kita kemarin sudah mengirim 2 pelatih ke Jepang. Nah, bagi atlet terbaik dikejuaraan ini akan kita ikutkan di open turnamen di tebing tinggi, dan yang terbaik akan kami kirim ke Jepang untuk mengikuti pelatihan. Namun selain memiliki tekni yang baik, ia juga harus memiliki jiwa, karaena karate salah satu olahraga ketangkasan harus butuh jiwa yang sehat,” ucap valentino.
Lebih lanjut, menurutnya olahraga karate selain ajang prestasi, sekaligus melatih sportivitas atlet, terutama bagi para pelajar yang memang di sekolah kurang diajarkan sportivitas.
Sementara itu Ketua Dewan Penasihat Kei Shin Kan Sumut, Drs HT Dzulmi Eldin MSi berharap program kejurda ini tentunya bertujuan agar atlet bisa memahami bahwan susungguhnya dalam pertandingan bukan kemenangan yang menjadi raihan utama, namun sportivitas dan perjuangan harus ditumbuhkan untuk melawan perbuatan tercela seperti bahaya narkoba.
"Saya berpesan kepada seluruh anak-anak bahwa ajang ini merupakan wadah peningkatan prestasi atlet di kejuaraan-kejauraan yang akan datang. Selain itu, tetap junjung sportivitas atlet, khususnya wasit tidak terlalu memihak siapa pun," harap Eldin.
Ditambahkannya, kepada seluruh karateka agar bisa menjadi atlet profesional dan memiliki harga diri. “ Jadikan jiwa patriot kita untuk dijunjung dalam karate ini. Kedepan, kalian semoga menjadi atlet yang membanggakan nama daerah di kejuaraan nasional,” tambah Eldin.