Setelah gagal menukangani
PSMS Medan musim lalu, akhirnya Abdurahman Gurning sukses dipercaya di
PSMS Medan versi Benny Sihotang.<br><br> Meskipun bertarung di Divisi Utama sekalipun, Gurning - panggilan Abdurahman Gurning tetap semangat membawa tim kebanggaan asal Kota
Medan ini naik ke level tertinggi.<br><br>"Saya sangat antusias berada di
PSMS dan sama sekali tak memikirkan berapa mahal atau berapa murah Saya ada disini. Saya besar disini, jadi niat membawa prestasi cukup besar disini," kata Gurning di Mes Kebun Bunga.<br><br>Faktor keluarga juga sangat penting untuk bertahan di Kota
Medan. Enam tahun tandang ke kota orang lain, kini niat bersama berkumpul keluarga terkabulkan.<br><br>"Faktor keluarga juga menjadi dominan dalam hal ini. Enam tahun Saya harus pisah, Saya rasa ini waktu yang tepat buat Saya berada dekat dengan mereka (keluarga)," jawabnya.<br><br>Soal teknis tim, Gurning mengaku tidak akan menggelar seleksi terbuka seperti yang dilakukan Suimin Diharja terhadap
PSMS versi Indra Sakti.<br><br>Pasalnya dengan waktu yang sudah semakin mepet, cara itu dianggap tidak maksimal mendapatkan pemain. "Saya sudah punya kerangka tim dan tinggal mencari penggantinya saja. Mungkin akan mencoba beberapa pemain yang masuk dalam rekomendasi," beber Gurning.<br><br>Dominasi pemain asli Sumaterau Utara khususnya KOta
Medan menjadi pilihannya.Termasuk jika pemain PON
Sumut lalu jika masih belum mendapatkan klub, Gurning masih memberikan tempat untuk dilihat kemampuannya. <br><br>"Saya yakin juga anak Pon
Sumut lebih mau main di
Medan, dari pada tim lain," tambahnya.(
Bolahita)<br>