Hingga kemarin, baru satu orang calon ketum
PSMS yang mendaftarkan diri, yaitu Indra Sakti Harahap. Belum tampak sosok-sosok kandidat yang lain, termasuk Chief Executive Officer (CEO)
PSMS Medan, Freddy Hutabarat, yang sejak awal disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat ketum PSMS.<br><br>Ketua Forum Pemilik
PSMS Medan, Martius Latuperisa yang diwawancara kemarin mengatakan, hingga Jumat (27/7), baru satu pihak yang mendaftarkan diri sebagai kandidat ketua umum PSMS. “Baru Indra Sakti yang mendaftar Kamis (26/7) lalu. Sementara kandidat yang lain belum ada,” kata Martius.<br><br>Pada Anggaran Dasar (AD)/Anggaran Rumah Tangga (ART)
PSMS Medan, disebutkan, Rapat anggota luar biasa dapat dilaksanakan atas permintaan lebih dari 1/2 dari jumlah anggota atau ditetapkan oleh pengurus Harian PSMS.<br><br>Rapat anggota luar biasa dilakukan dengan cara, diusulkan secara tertulis oleh anggota yang mengusulkan selambat-lambatnya 2 (dua) bulan dari waktu yang dikehendaki. Selanjutnya, apabila rapat anggota luar biasa tidak dilaksanakan maka anggota pengusul dapat melaksanakannya sendiri dengan persetujuan Pengcab PSSI Kota
Medan. <br><br>Tapi menurut Martius,
PSMS tidak perlu izin pengcab PSSI
Medan karena langsung berhubungan dengan PSSI pusat. “
PSMS langsung ke PSSI, tidak melalui pengprov PSSI
Sumut dan PSSI
Medan. Di PSSI,
PSMS punya satu hak suara, sama seperti pengprov PSSI. Kalau klub lain,
PSMS sama seperti Persija,” ungkapnya.<br><br>Yang menarik, Martius tidak menampik klaim yang menyebutkan, pencalonan Indra Sakti telah didukung oleh 30 klub pemilik
PSMS Medan. Dengan begitu dipastikan, kandidat lain tidak akan punya suara cukup untuk mendaftar sebagai ketum, lantaran hanya sekitar 34 klub anggota
PSMS Medan yang saat ini aktif. “Katanya seperti itu (Indra Sakti didukung 30 klub). Disepakatai, paling tidak bagi calon ketum harus didukung 10 klub, tapi ya terserah kebijakan klub-klub,” beber Martius lagi.<br><br>Dia menyebutkan, bursa pemilihan calon ketum
PSMS yang ideal adalah diisi tiga kandidat. Namun, saat ini, diperkirakan hanya dua kandidat yang bakal bertarung, salah saatunya Freddy Hutabarat. “Freddy yang pertama dijadikan berpeluang untuk maju. Tapi belakangan disebutkan, dia kurang cepat. Kalau idealnya pemilihan ketum itu ada tiga kandidat,” beber Martius lagi.<br><br>Menurutnya, ketua umum
PSMS yang baru harus orang yang memiliki uang agar bisa melakukan pembinaan terhadap klub. “Karena harus pakai duit untuk pembinaan, dan menjalankan roda kompetisi di
PSMS ini. Rapat anggota luar biasa itu akan digelar mulai siang, harapannya sebelum maghrib kelar dan bisa berbuka puasa bersama. Kami yakin cepat karena tidak ada pembacaan laporan pertanggungjawaban,” bebernya. (
Bolahita)<br>