Colly tak Mampu Bawa Istri Berobat

Colly tak Mampu Bawa Istri Berobat

Jul 17, 2013 - 07:32
 0
Colly tak Mampu Bawa Istri Berobat
Colly Misrun asisten pelatih
SEPEKAN sudah bulan suci Ramadhan berjalan, namun punggawa PSMS Medan masih menyisahkan kesedihan. Ya, selain gaji mereka yang belum dibayarkan, kini kesedihan mereka dibulan penuh makna ini bertambah. <div><br></div><div>Colly Misrun adalah salah satu bahagian dari yang menderita akibat tidak dibayarkan gaji oleh Indra Sakti Harahap, ketua umum PSMS Medan. Dari awal bergabung ke tim Ayam Kinantan menjadi asisten pelatih, September lalu, mantan pemain Harimau Tapanuli ini belum pernah merasakan gaji. </div><div><br></div><div>Derita ini semakin menyakitkan ketika sepak bola adalah satu-satunya sumber mata pencarian. Anak yang harus masuk sekolah dan teranyar istri yang saat ini sedang sakit tak sanggup lagi dibiayai.</div><div><br></div><div>"Saya pusing sekali sudah hampir dua minggu istri terbaring di rumah. Mata yang sebelah kiri bengkak. Saya bingung mau ke rumah sakit, tak ada punya uang," bilang Colly dengan logat Jawa kemarin.  </div><div><br></div><div>Bukannya tidak berusaha kesana kemari mencari pinjaman, Colly sudah kehabisan orang yang bakal dipinjami uangnya. Mulai dari tetangga hingga kerabat dekat sudah diutanginya. </div><div><br></div><div>"Untungnya mereka tidak menuntut segera dibayar," bebernya. Saking sedihnya, Colly Misrun tak memikirkan soal Ramadhan. Dirinya berharap hanya segera bisa membawa istri ke rumah sakit dan membayarkan uang sekolah anaknya.</div><div><br></div><div>"Waduh jauh-jauh mikir ke Lebaran, membawa istri berobat saja belum ada. Sembuh dululah, itu dulu," sambungnya. </div><div><br></div><div>Colly Misrun berharap sisa dana subsidi untuk PSMS Medan sebesar Rp200 Juta segera dikirimkan PT. Liga Indonesia kepada tim. </div><div><br></div><div>"Saya pribadi sedang seperti ini, enggak tau kalau pemain atau official lain. Saya awalnya cerita istri sakit hanya ke Mardianto (pelatih kiper, Red) saja. Tapi hampir dua Minggu belum sembuh, saya kuatir dengan istri. Jika memang dana itu ada, segeralah dikirim ke tim," harapnya.</div><div><br></div><div>Bagaimana dengan Indra Sakti Harahap? "Kalau punya hati nurani, pasti memperjuangkan uang Rp200 Juta untuk tim, karena itu hak kami. Tapi mengharapkan dia, sama saja. Enggak punya hati nurani," pungkasnya. </div><div><br></div><div>Indra Sakti sendiri sulit untuk dikonfirmasi. Hingga kemarin sore nomor telepon selularnya tidak aktif. (Bolahita)</div>

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow