MEDAN, BOLAHITA - Sejumlah 14 tim, terdiri dari 9 putera dan 5 puteri bersaing menjadi yang terbaik di kejuaraan daerah (Kejurda) bola basket
Sumatera Utara (Sumut) kelompok umur 18 tahun, yang di mulai kemarin hingga 1 Desember 2015 di Gelanggang Olahraga Pradipa SMA Wahidin Sudirohusodo,
Medan.
Wakil Ketua III Koni Sumut, M.Syahrir dalam sambutannya mengatakan, mudah - mudahan kegiatan kejurda bola basket kali ini terlaksana dengan baik. Dikatakannya, KONI
Sumut sangat bangga terhadap cabor Bola basket
Sumut yang telah menorehkan prestasi membanggakan di porwil Sumatera 2015 dengan lolos ke PON 2016 di Jawa Barat.
"Koni
Sumut sangat bangga terhadap tim basket Putra yang berhasil meraih perak dan putri meraih medali emas di Porwil Sumatera 2015, sekaligus meloloskan tim basket
Sumut ke PON 2016," ucap Syahrir.
Dikatakan Syahrir, prestasi cabor basket
Sumut pernah berjaya di era 70 -an. Karena itu, diharapkan, pada PON 2016 di Jabar merupakan era kebangkitan kembali bagi cabor bola basket
Sumut di kancah nasional.
"Kalian merupakan cikal bakal atlet basket
Sumut di PON 2020 mendatang. kepada atlet diharapkan bertanding maksimal, dan yang paling penting tetap junjung sportivitas," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Perbasi Sumut, Dr. Sofyan Tan yang dibacakan wakil ketua Perbasi Iwan Hartono Alam dalam sambutannya mengatakan, Kejurda 2015 ini merupakan suatu program pembinan rutin yang digelar setiap tahun.
“Kami yakin melalui kejurda kali ini lahir atlet berpotensi untuk selanjutnya dibina dalam persipan menghadapi even yang berkelas nasional maupun internasional,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua panitia, Darsen Song mengatakan, 14 tim tersebut berasal dari 9 daerah, yakni
Medan, Binjai, Langkat, Asahan, Karo, Serdang Bedagai, Pematang Siantar, Padang Sidimpuan, dan Deli Serdang. Pertandingan sendiri menggunakan sistem setengah kompetisi, dan dua tim terbaik di masing –masing poll dipastikan lolos ke semifinal.
Ditambahkan Darsen, Kejurda ini digelar dalam rangka penjaringan atlet
Sumut menghadapi kejurnas KU 18 tahun yang rencananya di gelar pertengahan Desember mendatang. “Seluruh atlet yang ikut bertanding di kejurda ini merupakan aset bagi Perbasi
Sumut untuk kemudian dibina dan dipersiapkan menuju PON 2020 mendatang,” jelasnya.