Klub Desak Ketum PSMS Plenokan AD/RT
Klub Desak Ketum PSMS Plenokan AD/RT
"AD/RT itu adalah bentuk masa depan PSMS. Pertama kami sepakat meminta AD/RT PSMS itu diplenokan. Karena sejak dirumuskan tim perumus, belum ada pleno soal itu. Kedua, PT. PeSeMes tidak boleh masuk ke dalam AD/RT PSMS. Silahkan sebagai pengelola, tapi jangan sebagai pemilik PSMS," ujar Idris SE eks CEO PSMS di ISL yang sekaligus ketua umum PS Pos Giro.
Selanjutnya klub-klub mempertanyakan status Julius Raja dan Syaiful Bahri (sekda kota Medan) di PT. PeSeMes sebagai wiraswasta. "Setahu kami mereka adalah pegawai negeri sipil (PNS), bukan wiraswasta. Inikan sudah pembohongan publik," tambah Idris SE.
Menyelamatkan PSMS, klub-klub juga sepakat mendesak ketua umum dr Muhammad Fauzi mengambil sikap atas PT. PeSeMeS. "Kita akan undang beliau dan memintanya mengambil sikap atas PT. PeSeMeS. Kami bukan mau mengambil PSMS. Tapi tak mau PSMS dikuasai satu orang. PSMS kita inikan punya masyarakat Medan yang diwakili oleh klub-klub. Ini bisa berdampak seperti Persijatim yang berpindah ke Palembang," tegas Idris.
Menjawab keinginan tersebut, ketua umum PSMS dr Muhammad Fauzi meminta klub-klub agar melayangkannya surat ke pengurus. "Saya minta klub-klublah yang meminta AD/RT diplenokan kembali. Seharusnya dari kemarin hal ini dilakukan," pungkasnya
What's Your Reaction?