Menpora Beri Sinyal Kompetisi Liga Musim 2021 Digelar Usai Puasa
Menpora Beri Sinyal Kompetisi Liga Musim 2021 Digelar Usai Puasa
BOLAHITA, MEDAN - Kepastian terkait pelaksanaan kompetisi liga 1 dan 2 Indonesia musim 2021 terus mencuat. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainuddin Amali kembali membuka kemungkinan kompetisi liga segera bergulir.
Menpora RI Zainuddin Amali usai rapat koordinasi tuan rumah PON 2024 di Medan, Senin (15/2) mengatakan, harapan liga musim ini mendapat izin polri semakin terang usai PSSI dan PT LIB saat ini terus melakukan persiapan turnamen pra musim yang dijadualkan dilaksanakan Maret mendatang. Zainuddin memastikan kemungkinan jika turnamen pra musim terlaksana, kompetisi dimulai usai puasa.
“Tapi secara umum kalau itu nanti diizinkan maka pertama adalah pertandingan dalam bentuk turnamen pra musim karena akan terpotong oleh puasa. Jadi, setelah itu akan diadakan kompetisi,†ucap Menpora.
Kemudian dalam beberapa hari yang lalu, pihaknya melakukan rapat koordinasi dalam rangka upaya untuk menggerakkan kembali kegiatan olagraga yang dihadiri oleh pihak Polri, KONI, Satgas Covid-19 dan juga dari BNPB. Salah satu hasil pembahasan adalah PSSI dan PT LIB masih menggodok penerapan protokol kesehatan jika kompetisi mendapat izin.
“PSSI dan PT LIB telah memaparkan perencanaan tentang pelaksanaan, seandainya kompetisi liga sepak bola dimulai lagi. Mereka memaparkan tentang penerapan protokol kesehatan, serta berbagi hal yang juga direspon oleh peserta rapat. Selanjutnya kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk mempelajari dari usulan dan persiapan dari PSSI dan PT LIB itu,†jelasnya.
Menpora tidak membantah kompetisi sangat penting untuk dilaksanakan demi kepentingan timnas Indonesia yang kini sedang persiapan menuju turnamen internasional seperti piala dunia U-20 hingga Sea Games 2021. Zainnudin optimis kompetisi bisa segera mendapat izin dari polri.
“Kita berharap dan tapi kita optimis (bisa berjalan). Ada satu hal kenapa kita butuhkan kompetisi karena kita sedang menyiapkan tim nasional untuk U-20, U-23 SEA Games dan untuk senior. Kalau tidak ada kompetisi bagaimana dia bisa tahu kekuatan sampai dimana,†ujarnya.
Meski sinyal izin kompetisi terus mencuat, Menpora tetap berharap semua pihak terkait bisa menerapkan prokes yang nantinya telah disusun PSSI dengan PT LIB. Salah satunya kedisiplinan penonton untuk tidak hadir langsung ke stadion dan meniadakan nonton bareng. Apalagi turnamen pra musim ini sebagai penilaian Polri bisa tidaknya kompetisi digelar tahun ini.
“Nah, turnamen pra musim ini juga sebagai ajang uji coba seberapa disiplinnya penerapan protokol kesehatan, pertandingan tanpa penonton. Semua orang yang masuk ke dalam itu ada jumlahnya dan unsurnya masing-masing. Kemudian tidak boleh ada suporter yang kadang mereka tidak masuk ke lapangan, tetapi keliling-keliling di luar stadion juga tidak boleh ada nonton bareng kerena itu akan menimbulkan kerumunan. Sementara penanganan pandemi Covid-19 pemerintah pusat dan daerah sedang berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19,†harap Menpora.
Jika hal ini tidak diindahkan oleh semua pihak termasuk suporter, maka akan menjadi salah satu evaluasi pihak Polri untuk memberikan izin kompetisi. Di satu sisi, untuk menghindari kerumunan seperti acara nobar, menpora berharap akses untuk bisa menonton pertandingan juga mesti diperluas. Mulai dari penggunaan HP dan juga media lain yang bisa meminimalisir munculnya kerumunan.
“Supaya masyarakat bisa menonton langsung maka aksesnya harus diperluas agar tidak ada nobar. Sekarang sudah canggih pakai HP bisa Nonton. Kami minta seperti itu jangan ada dibatas-batasi karena begitu dibatasi masyarakat akan mencari dimana dia bisa menonton. Saya mohon dukungan supaya ini berjalan dengan baik dan imbauan saya kepada suporter jangan datang ke stadion karena ini sanksinya berat. Dan itu PSSI dan PT LIB yang sedang merumuskan itu,†tegas Zainuddin.
What's Your Reaction?