PSS Sleman ke Semifinal, Persiraja Tersingkir
PSS Sleman ke Semifinal, Persiraja Tersingkir
Kemenangan itu menjadikan PSS tampil sebagai juara grup dengan mengantungi poin 10. Sebaliknya, Persiraja yang sesungguhnya hanya butuh satu poin terpaksa gigit jari. Persita Tangerang secara tidak terduga sukses membungkam tuan rumah Madura FC 2-1.
Hasil tersebut menjadikan Persita juga memiliki poin 10 sekaligus mendampingi PSS ke semifinal. Hanya, Persita kalah head to head dengan PSS sehingga mereka menduduki peringkat dua, Di semifinal, PSS berhadapan dengan Kalteng Putera yang menjadi runner up Grup A. Sedangkan Persita bertemu lawan berat Semen Padang.
Menghadapi Persiraja yang sesungguhnya juga membutuhkan satu poin untuk lolos, PSS sempat mengalami kesulitan. Apalagi, Persiraja berani bermain terbuka. Beruntung, tuan rumah mampu mencetak gol cepat lewat striker Cristian Gonzales di menit 11.
Gonzales menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol menit 55 dan 57 sekaligus melengkapi hat-trick. Ini untuk kali kedua secara berturut-turut Gonzales membuat hat-trick. Sebelumnya, dia tiga kali membobol gawang Persita saat menang 4-1. Sedangkan dua gol lainnya dihasilkan Dave Mustaine menit 60. Tendangan jarak jauh Dave gagal diselamatkan kiper Herlian Alif. Gol terakhir diciptakan bek Aditya Putra Dewa yang menutup kemenangan PSS menit 88.
Pelatih PSS Seto Nurdiantara merasa puas dengan kemenangan yang mengantarkan timnya lolos ke semifinal. Hanya, dia mengakui bila PSS sempat mengalami kesulitan di menit-menit awal.
"Persiraja bermain impresif, terutama di menit-menit awal. Beruntung kami bisa mencetak gol yang menjadikan pemain makin percaya diri. Di babak kedua, pemain mulai enjoy. Kami menciptakan banyak peluang dan beberapa di antaranya membuahkan gol," kata Seto.
Menurut dia perjuangan PSS belum berakhir. Mereka harus lolos ke final untuk memastikan meraih tiket promosi musim depan.
"Perjuangan kami belum berakhir. Tim akan melakoni laga tandang di semifinal pertama. Kami harus fokus di laga tersebut," ujarnya.
Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas mengungkapkan pertandingan sesungguhnya berjalan imbang. Timnya pun bermain terbuka demi meraih poin agar bisa lolos ke semifinal.
"Hanya target ke semifinal gagal tercapai. Padahal pertandingan berjalan seimbang karena kedua tim saling menyerang. Ini juga menjadi laga hidup mati bagi kami karena untuk lolos ke semifinal kami butuh satu poin lagi," kata Akhyar.
"Terciptanya banyak gol tidak mencerminkan pertandingan. Kami mampu mengimbangi mereka. Hanya, PSS lebih efektif dalam serangan sehingga bisa mencetak gol. Wasit juga tidak bisa memimpin dengan adil karena pemain kami sering dinyatakan offside saat menyerang," ujarnya lagi.
What's Your Reaction?