Slamet Riyadi: Kemenangan Kami Kado Buat PSMS
Slamet Riyadi: Kemenangan Kami Kado Buat PSMS
Bagi tuan rumah, PSMS sudah menelan dua kali kekalahan saat tandang ke Persiraja Banda Aceh (15/4) dan PSAP Sigli (18/4) lalu. Alhasil tak mau untuk ketiga kalinya mengulangi kesalahan yang sama, apalagi tampil di hadapan pendukungnya.
Kedua, kemenangan menjadi tuntutan suporter fanatiknya atas ulangtahun ke-64 klub berjuluk Ayam Kinantan pada 21 April kemarin. Makanya mau tak mau, Nico Malau dkk harus tampil dominan merealisasikan keinginan mempersembahkan kado tiga poin. Pertarungan yang tak mudah tentunya bagi skuad Kustiono. Sebagai tim promosi, PS Kwarta tak mau mengalah. "Kemenangan kami (Kwarta, red) sebagai hadiah untuk ulangtahun PSMS," ancam Slamet Riyadi pelatih PS Kwarta.
Memang menghadapi PSMS, Slamet mengaku bukanlah hal gampang. Apalagi sebagai salah satu mantan punggawa PSMS, fanatisme kerap menjadi andalan.
"Mereka (PSMS, red) kalah dua kali saat away bukanlah menjadi patokan. Siapapun yang bermain di PSMS, pasti mereka akan mati-matian. Spirit dan fanatisme tampil dihadapan suporter mampu membuat pemain tampil trengginas," bilang Slamet.
Namun bagi Kwarta adalah melanjutkan kemenangan. "Sekarang Saya sudah berdarah Kwarta. Memulai derby Medan ini, kami ingin dengan kemenangan," pungkas Slamet.
What's Your Reaction?