Tiba di Medan, Rombongan PSMS Hanya Disambut Sektim
Tiba di Medan, Rombongan PSMS Hanya Disambut Sektim
Tidak terlihat sama sekali sosok Benny Tomasoa sebagai manajer ataupun Idris SE, CEO PSMS Medan, yang selama ini menjadi aktor penting. Padahal secara sikis, Yoseph Ostanika Malau dkk masih sangat terpukul. "Ini Saya sebagai rasa tanggungjawab yang masih menjabat sebagai sekretaris tim (sektim) PSMS Medan kepada mereka yang telah berjuang di Samarinda. Apapun hasilnya ya kita tetap harus menerima," kata Fityan Hamdy di bandara, sembari bersalaman pelatih dan pemain.
Tiba di Medan, ekspresi pemain pun tak seperti biasanya. Ketika disapa ataupun berjabat tangan, Yoseph Ostanika atau pun Novi lebih memilih cepat-cepat menundukan kepalanya. Selain tak disambut oleh manajer dan CEO, kedatangan PSMS ini juga tak dihadiri oleh suporter Ayam Kinantan. Berdasarkan pantauan Bolahita.com, usai menjemput barang-barang, pemain langsung menaiki bus tanpa ada bertemu dengan pendukungnya.
"Kabarnya mereka tadi berangkat pagi-pagi sudah berangkat, jadi mungkin sudah sampai di Medan. Biasanyakan memang tidak ada penjemputan, hanya bus," kata Benny Tomasoa. Bagaimana soal moral pemain yang kini sedang hancur? "Saya saja sekarang masih berada di Jakarta," jawab Benny dengan tenang. Sementara itu kloter kedua terdiri dari Zulkarnain, Rahmad dan Dokter Raja belum direncanakan tiba malam hari. Sedangkan pemain lainnya yang bukan berasal dari Medan sudah kembali ke kotanya masing-masing. (Bolahita)
What's Your Reaction?