Wabah Pandemi Covid -19, Agustina Jalani Latihan Di Pegunungan

Wabah Pandemi Covid -19, Agustina Jalani Latihan Di Pegunungan

Apr 21, 2020 - 13:21
 0
Wabah Pandemi Covid -19, Agustina Jalani Latihan Di Pegunungan
Atlet atletik Sumatera Utara Agustina Mardika Manik.

MEDAN - Wabah pandemi Covid -19 yang masih terjadi di Indonesia, menyebabkan sejumlah aktivitas masyarakat terkendala. Namun hal itu tidak menjadi kendala berarti bagi atlet atletik Sumatera Utara Agustina Mardika Manik.

Putri daerah Kabupaten Asahan ini masih tetap menjalani latihan secara mandiri, meski di tengah wabah Covid -19. Atlet peraih perak SEA Games 2019 Filipina ini, kini sedang menjalani latihan di pegunungan yang berada di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kawasan tersebut dinilai aman baginya, karena masih masuk dalam kawasan aman atau zona hijau dari Covid -19.

“Di Pangalengan masih di zona hijau, jadi masih bisa digunakan latihan seperti di pegunungan. latihan biasa long run. Tapi, untuk waktunya cuma singkat saja, karena selesai latihan langsung balik. Sampai rumah sarapan dan tidak bisa kumpul lagi,” jelas Agustina, Selasa (21/4).

Atlet kelahiran 18 Januari 1995 itu mengaku, latihan secara mandiri di kawasan pegunungan suatu upaya terhindar dari paparan virus corona. Hal itu pula yang berdampak pada pengurangan porsi latihan terutama mengurangi catatan waktu. Namun untuk program tidak ada pengurangan dari biasanya.

“Proses latihan saat pandemi ini tidak seperti hari sebelumnya. Ini kan ada himbauan pemerintah agar melakukan aktivitas olahraga tetap stay home. Kalau pengurangan program sich tidak, tapi kita cuma mengurangi dari segi waktu aja. Contohnya long run biasa saya sampai 85 menit. Saat ini, saya turunkan menjadi 50 sampai 55 menit saja,” kata atlet spesialisasi di nomor 800 dan 1.500 meter ini.

Selama Covid-19 pula, seluruh program latihan juga tetap diberikan pelatih dengan menyesuaikan kondisi saat ini. Termasuk pengurangan catatan waktu, agar kondisi atlet tidak terlalu diporsir di tengah wabah pandemi Covid-19.

“Kalau laporannya itu kan pelatih yang memberi program per kilometer nya. Seperti joging sedang jarak 8 kilometer harus dapat sekian menit dan segera dilaporkan ke pelatih. Biasa untuk 6 kilomter saya saya dapat 24 menit, tapi di tengah covid bisa 25 atau 26 menit,” akuinya.

SUKA DUKA

Latihan secara mandiri tentu tidak sama dengan latihan selama di Pelatnas. Agustina mengaku, ruang sesama atlet untuk saling sharing tentang perkembangan program latihan masing â€" masing, tidak seleluasa saat di Pelatnas. Selesai latihan pun, Agustina langsung kembali ke penginapan untuk menjalankan anjuran pemerintah.

“Suka dukanya itu saat covid - 19, kalau dulu latihan ramai dan kumpul bareng sambil sharing program sama teman. Tapi, sekarang itu setelah aktivitas olahraga kita balik ke penginapan masing â€" masing aja,” tutur Agustina.

Belum lagi, wacana Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua yang bakal diundur pelaksanaannya hingga 2021, sempat menimbulkan kekecewaan baginya. Semangat latihan juga sempat kendur akibat wacana penundaan itu. Meski begitu, dirinya tetap menyambut positif kebijakan pemerintah tersebut, demi kesehatan dan keamanan semua atlet.

“Untuk persiapan PON kami kan mulai TC masuk bulan Februari. Jadi, untuk PON yang harusnya dilaksanakan Oktober 2020 saya sudah semangat, tapi tiba - tiba kemunduruan PON. Ada satu rasa kecewa karena porsi latihan sudah siap dan target tercapai. Sampai persiapan umum dilakukan dengan baik juga. Tapi, rencana pengunduran PON 2020, semangat latihan turun lagi. Tapi, kalau ambil positifnya, kami masih ada waktu panjang untuk mengasah dan memperbaiki lagi,” tutur Agustina.

Seperti diketahui, akibat wabah pandemi Covid -19 tidak kunjung mereda pemerintah melalui menteri Pemuda dan Olahraga mewacanakan agar pelaksanaan multi event olahraga PON 2020 Papua harus diundur di tahun 2021. Namun, Menpora Zainuddin Amali masih belum memutuskan secara resmi pengunduran PON, karena harus diputuskan melalui rapat kabinet yang selanjutnya diputuskan melalui Presiden Joko Widodo. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow