Deklarasi Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Resmi Dibacakan

Ketua Umum KSMI, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, secara resmi membacakan deklarasi pendirian Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) pada Rabu malam, 19 Februari 2025.

Feb 21, 2025 - 08:02
Feb 21, 2025 - 08:02
 0
Deklarasi Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Resmi Dibacakan

BOLAHITA - Ketua Umum KSMI, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, secara resmi membacakan deklarasi pendirian Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) pada Rabu malam, 19 Februari 2025.

Acara ini berlangsung di Yo Ben Coffee & Eatery, yang terletak di dalam kompleks Persada Halim, Jakarta Timur.

Selain Yan Mulia Abidin, deklarator KSMI lainnya meliputi Mayjen TNI (Purn) Andrie Tardiwan Utama Soetarno, Marsda TNI (Purn) Sri Pulung Dwatmastu, Dr. H. Surianto, Markus Othniel Mamahit, Brigjen TNI (Purn) Purwadi, Benny Erwin, dan M. Nur Huda Ariyanto.

“Insya Allah, sepak bola mini Indonesia ke depan akan lebih maju dengan dukungan dari semua pihak,” ujar Yan dengan penuh optimisme.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Sepak Bola Mini dan Rencana Pengembangannya

Sebagai catatan, perbedaan utama antara sepak bola biasa dengan sepak bola mini terletak pada ukuran lapangan dan jumlah pemain. Sepak bola mini dimainkan oleh tujuh orang dalam satu tim, dengan lapangan berukuran 50 meter x 30 meter serta beberapa aturan lainnya yang berbeda dari sepak bola konvensional.

Dalam upaya pengembangan, KSMI akan fokus pada pembinaan usia dini, khususnya anak-anak berusia 8-10 tahun. Selain itu, liga sepak bola mini akan digelar di berbagai daerah, dengan tiga sentra pembinaan utama di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia.

Secara organisasi, KSMI akan berafiliasi dengan World Minifootball Federation (WMF), badan internasional yang telah berdiri sejak 2008 dan mengawasi sepak bola mini di seluruh dunia.

Dukungan dari KONI Pusat

Deklarasi KSMI mendapat sambutan baik dari Kabid Binpres Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Gugun Yudinar.

“Sebagai Kabid Binpres KONI Pusat, kami sangat mendukung dan menyambut gembira kehadiran KSMI,” ungkap Gugun.

Ia berharap KSMI mampu menyelenggarakan program pembinaan dan kompetisi yang baik agar dapat melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Arahan Ketum KONI Pusat

Pada pagi hari sebelum deklarasi, Ketua Umum KSMI dan jajarannya bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Dalam pertemuan ini, KSMI menyampaikan harapannya untuk menjadi anggota KONI Pusat.

Marciano memberikan arahan agar KSMI segera membentuk kepengurusan di tingkat provinsi dan berkoordinasi dengan KONI Provinsi serta KONI Kabupaten/Kota. Harapannya, ketika diusulkan sebagai anggota KONI Pusat pada Rakernas KONI 2025, KSMI sudah memiliki kepengurusan yang memenuhi syarat.

Marciano juga melihat potensi besar dalam sepak bola mini di Indonesia.

“Hampir di setiap provinsi terdapat komunitas sepak bola mini yang cukup besar. Perlu strategi yang tepat agar komunitas ini mau bergabung dengan KSMI,” tegasnya.

Selain itu, ia menyarankan agar KSMI mengadakan turnamen di destinasi wisata pantai sebagai bagian dari strategi pengembangan dan promosi olahraga ini.

Sebagai tugas tambahan, Marciano juga meminta KSMI untuk mengajak negara-negara ASEAN mengusulkan sepak bola mini sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games.

“Mudah-mudahan KSMI bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga Indonesia,” pungkas Marciano.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow