Diperkenalkan, Rajamala Sebagai Maskot ASEAN Para Games 2022

Diperkenalkan, Rajamala Sebagai Maskot ASEAN Para Games 2022

Diperkenalkan, Rajamala Sebagai Maskot ASEAN Para Games 2022

JAKARTA - ASEAN Para Games (APG) 2022 akan menjadi event kebanggaan kota Solo dengan hadirnya 2.309 peserta yang datang dari 11 negara. Event ini turut menjadikan Rajamala sebagai maskot utama.


Indonesia menjadi tuan rumah APG 2022 menggantikan Vietnam yang mengundurkan diri. APG berlangsung dari tanggal 30 Juli sampai 6 Agustus 2022 mendatang. Pada periode sebelumnya, tepatnya APG 2019, Filipina juga tak bisa menggelar hajatan ini.


Maka, Indonesia maju sebagai penyelamat agar atlet penyandang disabilitas Asia Tenggara bisa tetap berkompetisi. Kota Solo dalam kesiapan penuh menyambut hadirnya 1.648 atlet dan 661 ofisial.


Rajamala. (Istimewa)

Kesiapan venue terus dikebut. Stadion Sriwedari Solo sebagai venue pembukaan dan penutupan sedang direnovasi. Begitu pula beberapa fasilitas olahraga lain yang dipoles Kementerian PUPR Republik Indonesia.


Tak kalah penting adalah hadirnya logo APG 2022 beserta maskotnya. Untuk perhelatan ke-11 APG, Rajamala dipilih sebagai maskot. Rajamala dikenal sebagai pusaka berbentuk canthik yang melambangkan kebesaran Keraton Surakarta.


Rajamala disimbolkan sebagai kekuatan untuk menolak bala atau aura negatif, serta tiada tandingan. Sementara logo APG 2022 lekat dengan budaya Indonesia, dengan keberadaan keris, wayang gunungan serta aksara Jawa.


Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, menyebut bahwa logo APG 2022 mengkombinasikan segala aspek yang mewakili semangat perjuangan serta kekuatan dalam mewujudkan terselenggaranya ajang ini.


"Keris sebagai penanda kewibawaan yang harus dihormati menjadi lambang yang tepat bagi kewibawaan para atlet peserta para games di dunia secara umum dan 11th ASEAN Para Games 2022 secara khusus. Striving for Equality," tutur Gibran yang turut menjabat sebagai Ketua INASPOC.


1.648 atlet yang datang dari 11 negara akan bertanding dalam 14 cabang olahraga berbeda. Olahraga yang akan dipertandingkan adalah blind judo, para badminton, para table tennis, para chess, para archery, para atletik, boccia, para powerlifting, para swimming, wheelchair tennis, wheelchair basketball, goalball, CP football, dan sitting volleyball.

Mayoritas cabang olahraga ini akan diselenggarakan di Kota Solo. Namun, ada juga yang diselenggarakan di Karanganyar, Sukoharjo dan Semarang.