Dua Kali Tumbang, Sumut Gagal Ke Semifinal Sepakbola Putri Usai Kalah 0-2 dari Bangka Belitung

Setelah dipastikan gagal melaju ke babak semi final di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Sep 9, 2024 - 21:47
 0
Dua Kali Tumbang, Sumut Gagal Ke Semifinal Sepakbola Putri Usai Kalah 0-2 dari Bangka Belitung

BOLAHITA - Tim sepakbola putri Sumatera Utara akhirnya menjadi penonton di partai final PON 2024. Setelah dipastikan gagal melaju ke babak semi final di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Pasalnya, Sumut menelan kekalahan di pertandingan terakhir babak penyisihan grup menghadapi Bangka Belitung dengan skor 0-2 di Stadion Mini Disporasu, Senin (9/9/2024). 

Pada pertandingan ini, Babel berhasil menyarangkan si kulit bundar pada menit ke-4 melalui Henni Ulandari, dan Vivi Oktavia menit ke-61. 

Laga tersebut pun berjalan dengan tensi tinggi. Di mana ada beberapa insiden terjadi di laga tersebut, yang berujung kedua tim dan wasit sempat bersitegang di tengah lapangan. Perseteruan itu bahkan terjadi hingga akhir pertandingan. 

Hingga sempat membuat penonton yang hadir turut emosi dan menambah riuh di dalam stadion. 

Pelatih kepala tim Sumut, Abdul Rahman Marasabessy mengatakan bahwa pertandingan berjalan dengan lancar, dan kedua tim tampil dengan bagus. 

Kendati begitu, dirinya tak menampik rasa kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit di laga tersebut. 

"Cuman satu hal yang membuat kami kurang puas kepemimpinan wasit. Ada beberapa pelanggaran yang harusnya terjadi," kata Abdul Rahman Marasabessy usai laga. 

Bahkan menurutnya, ketidaktegasan wasit di dalam lapangan berdampak besar ke mental pemainnya. 

"Dengan tidak adanya pelanggaran yang di berikan wasit, artinya secara keseluruhan pasti semua berubah mental," katanya. 

Namun demikian, Rahman mengingatkan kepada para pemainnya agar tidak patah semangat. Mengingat masa depan para pemainnya masih sangat panjang. 

"Sepakbola tidak sampai disini, harus bisa lebih. Ambil hikmah di pertandingan PON ini. Kedepannya anak-anak harus lebih giat berlatih sehingga kedepan kita menghasilkan pemain yang baik," ucapnya. 

Di sisi lain, Rahman juga menyinggung penyebab peforma tim Sumut yang tidak begitu menonjol di PON kali ini. Menurutnya, hal ini dampak tidak adanya kompetisi sepakbola putri di Sumut. Sehingga Sumut sangat minim stok pemain berpotensi. 

Dengan begitu, dirinya berharap adanya perhatian Asprov kepada nasib pesepakbola putri di Sumut. Agar kedepannya lahir pemain berbakat. 

"Kedepan saya pikir Asprov berbenah, terutama lebih banyak sepakbola putri, mungkin ads kompetisi atau turnamen yang kadi agenda rutin di Sumut, sehingga lebih banyak lagi pemain sepakbola putri kita," katanya. 

Terpisah, pemain Sumut,Herlina meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumut, timnya belum dapat membuahkan hasil yang memuaskan. 

"Kami minta maaf karena belum bisa menghasilkan yang terbaik. Tapi ini lah kami sudah tampil semaksimal mungkin," ungkapnya. 

Dirinya juga menyinggung kepemimpinan wasit. Menurutnya, wasit kurang profesional dalam bertugas. 

"Apabila beberapa pelanggaran jadi pinalti, mungkin hasil berubah dan semangat pemain lebih meningkat," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Panpel Sepakbola Putri, Hadi Khairul Azhar Sinaga angkat biacar soal tim Bangka Belitung yang harus segera diamankan kembali ke hotel. 

Pasalnya, akibat insiden tersebut, tim Bangka Belitung tidak sempat menggelar temu pers usai pertandingan. 

"Tim Bangka Belitung setelah pertandingan selesai langsung diamankan untuk segera balik ke hotel untuk menghindari insiden tambahan," kata Hadi. 

Perlu diketahui, Kekalahan ini membuat tim Sumut terpuruk di dasar klasemen Grup A, dengan tanpa poin dari dua pertandingan yang sudah di hadapi. 

Mengingat ketika bersua menghadapi Jawa Barat, tim Sumut mengalami kekalahan dengan skor 3-1.

Dengan dua kekalahan di babak penyisihan ini, maka dipastikan Sumut gagal melaju ke babak selanjutnya. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow