Dua Pemain PSG Pati Dapat Kartu Merah, Ini Tanggapan Atta Halilintar
Dua Pemain PSG Pati Dapat Kartu Merah, Ini Tanggapan Atta Halilintar
SOLO - Cerita hangat masih mengalir dari satu kontestan Liga 2, grup C yaitu PSG Pati. Dimana dalam laga ketiga, dua pemainnya justru meraih kartu merah saat menghadapi Persijap Jepara di stadion Manahan Solo, Senin (11/10/2021).
Heri Setiawan mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran dan protes keras kepada wasit. Kemudian, pemain eks timnas Nurhidayat Haji Haris menyikut satu pemain Persijap Jepara dan langsung mendapat kartu merah.
Dalam laga tersebut, PSG Pati yang merupakan tim milik Atta Halilintar dan Putra Siregar ini gagal meraih poin penuh di laga ketiganya. Ini membuat tim berjuluk Java Army ini masih berada di dasar klasemen sementara grup C.
PSG Pati hanya mengantongi 1 poin saja dari tiga pertandingan yang telah mereka mainkan. Dua kekalahan atas Persis Solo dan PSCS Cilacap dan satu imbang kala bersua Persijap Jepara.
Selain itu, tim asal Jawa Tengah ini juga telah kehilangan dua sosok penting di klub. Manajer Doni Setiabudi dan pelatih kepala Ibnu Grahan yang telah mengundurkan diri dari klub.
Langkah mereka untuk lolos dari fase grup juga sangat sulit diraih. Pasalnya Persis Solo yang berada di posisi kedua telah mengumpulkan 5 poin dari tiga laga.
Melansir dari Solopos, suami dari Aurel Hermansyah ini memberikan tanggapannya. Youtuber sukses ini menyatakan timnya harus lebih menjaga emosi.
Ia juga berharap insiden dua kartu merah ini jadi pelajaran bagi tim. Lantaran kehilangan pemain saat laga memang merugikan tim.
PSG Pati akan menghadapi dua laga sisa yang harus mereka menangkan. Karena jika kembali dapat hasil minor, asa untuk lolos fase penyisihan grup tertutup sudah.
Java Army masih harus menghadapi tim kuat PSIM Yogyakarta yang berhasil menahan imbang Persis Solo dan Hizbul Wathan. Dua laga tersebut harus bisa mereka menangkan agar terhindar dari degradasi.
Dua pemain PSG Pati dapat kartu merah harus menjadi evaluasi besar bagi klub. Lantaran tim milik Atta Halilintar ini sedang terpuruk dan harus segera bangkit.
What's Your Reaction?