BOLAHITA.com - Sanksi UEFA kepada Barcelona karena fans-nya membawa bendera proCatalan pada final Liga Champions di Berlin Mei lalu tidak adil menurut Gerard Pique. Dan dia ingin klub mengambil tindakan yang seharusnya.
Karena tindakan fans-nya tersebut, Barcelona didenda 30.000 Euro (sekitar Rp443 juta). Itu karena dianggap melanggar peraturan UEFA pasal 16 (2) (e) mengenai etika dan kedisiplinan. Berdasarkan pasal tersebut, Barcelona dianggap membawa pesan politik dan ideologi kedalam sepak bola yang merupakan salah satu bagian yang dilarang UEFA.
“Ini tidak adil dan aku berharap klub mengambil tindakan yang seharusnya,” kata Piqeu dikutip dari Marca (27/07).
Aksi ini sebenarnya sudah lama dilakukan fans Barcelona terutama ketika bermain di La Liga. Bukan hanya membawa bendera pro-Catalan, mereka juga bernyanyi lagu kebangsaan Catalan selama pertandingan.
Mereka sempat mendapat kritikan keras dari politisi dan partai politik di Spanyol, namun itu tidak mengurangi aksi fans Barcelona yang menyerukan kemerdekaan Catalan.