Kejutan dari Cabor Futsal PON 2024, NTT Kalahkan Jawa Timur
Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat kejutan dalam laga pembuka futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut). NTT berhasil mengalahkan Jawa Timur dengan skor 6-4 dalam pertandingan penyisihan Grup A di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, pada Kamis, 29 Agustus 2024.
FUTSALHITA - Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat kejutan dalam laga pembuka futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut). NTT berhasil mengalahkan Jawa Timur dengan skor 6-4 dalam pertandingan penyisihan Grup A di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Pada babak pertama, kedua tim langsung bermain dengan strategi menyerang. NTT memperoleh peluang pada menit ke-19 melalui tendangan Mario Kidang, namun bola masih membentur tiang gawang Jawa Timur yang dijaga oleh Aprilius.
Jawa Timur juga beberapa kali memberikan ancaman melalui Achmad Guntur, namun kiper NTT, Andi Kurniawan, berhasil mengatasinya. NTT, yang sejak awal bermain ofensif, membuat tim asuhan Coach Ambar Supriyanto cukup kewalahan.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Jawa Timur membuka keunggulan pada menit ke-6 melalui tendangan Sandy Kusuma yang tidak mampu dihalau oleh kiper NTT, Andi Kurniawan, sehingga skor sementara menjadi 1-0.
NTT berhasil menyamakan kedudukan melalui skema bola mati yang diumpankan kepada Delon. Pada menit ke-9, Delon Ansgerius akhirnya berhasil menjebol gawang Jawa Timur melalui tendangan congkelannya, mengubah skor menjadi 1-1.
NTT kemudian membalik keadaan pada menit ke-13 melalui tendangan Ortega Johan. Namun, Jawa Timur segera membalas dan menyamakan kedudukan satu menit kemudian melalui Mohammad Yuda, sehingga skor sementara menjadi 2-2.
Pada menit ke-15, NTT kembali unggul berkat tendangan Alfiano Na'u Bidaya yang berdiri bebas tanpa pengawalan. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan NTT. Hingga babak pertama berakhir, Jawa Timur belum mampu mengejar ketertinggalan, dan skor tetap 3-2 untuk NTT.
View this post on Instagram
Di babak kedua, Jawa Timur yang tertinggal langsung melakukan serangan ke pertahanan NTT. Lima menit berjalan, Jawa Timur berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Achmad Guntur, mengubah skor menjadi 3-3.
Namun, anak asuh Julinur kembali unggul melalui Mario Kidang pada menit ke-8 setelah beberapa kali mengobrak-abrik pertahanan Jawa Timur, menjadikan skor 4-3.
Tak berhenti di situ, dua menit berselang, NTT kembali mencatatkan gol melalui Glen Folkes Lola setelah berhasil mengelabui kiper Jawa Timur, Aprilius, sehingga skor menjadi 5-3.
Mario Kidang kembali mencetak gol untuk NTT pada menit ke-11, semakin membuat Jawa Timur tertinggal dengan skor 6-3.
Jawa Timur berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Sandy Kusuma pada menit ke-14 setelah tendangannya dari sisi kiri lawan tidak bisa ditepis oleh penjaga gawang NTT, Muhammad Rizwan, menjadikan skor 6-4.
Menjelang akhir pertandingan, seluruh pemain Jawa Timur berusaha keras menembus pertahanan NTT, namun upaya mereka gagal karena kokohnya lini belakang NTT yang dibangun oleh Coach Julinur.
Hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan, skor tetap 6-4 untuk keunggulan NTT.
Pelatih futsal NTT, Julinur Hafid, mengatakan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras para pemain yang diberkahi dengan keberuntungan dari Allah SWT, karena Jawa Timur juga bermain sangat baik. "Kami beruntung, karena saya sudah menekankan kepada anak-anak bahwa tidak ada satu pun yang diunggulkan, karena semua bermain untuk tim. Alhamdulillah mereka selalu kompak dari awal hingga akhir," ujar Coach Julinur dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih futsal Jawa Timur, Ambar Supriyanto, mengatakan bahwa kekalahan timnya lebih disebabkan oleh mental bermain di laga pembuka yang masih terlihat ragu. "Permasalahannya bukan di taktik, tapi karena mental bertanding di laga perdana memang sulit, dan itu terlihat dari keraguan mereka," ucapnya.
Dengan hasil pertandingan ini, NTT memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, sementara Jawa Timur berada di posisi kelima.
What's Your Reaction?