LAGA HIDUP MATI ADHYAKSA FC HADAPI PSMS MEDAN DI STADION UTAMA SUMATERA UTARA
Bagi Adhyaksa, ini bukan sekadar pertandingan—ini adalah laga hidup mati untuk menjaga asa promosi.
LAGA HIDUP MATI ADHYAKSA FC HADAPI PSMS MEDAN DI STADION UTAMA SUMATERA UTARA
BOLAHITA - Pertarungan panas akan tersaji di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (25/4/2026) malam pukul 19.00 WIB, saat Adhyaksa FC menantang PSMS Medan dalam laga krusial penentu nasib menuju Liga 1. Bagi Adhyaksa, ini bukan sekadar pertandingan—ini adalah laga hidup mati untuk menjaga asa promosi.
Namun tantangan yang dihadapi jelas tidak ringan. PSMS Medan, sang tuan rumah berjuluk Ayam Kinantan, masih menjadi momok yang belum mampu ditaklukkan Adhyaksa dalam dua pertemuan sebelumnya. Rekor sekali imbang dan sekali kalah menjadi bukti bahwa Medan bukan tempat yang ramah bagi mereka.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Apalagi, skuad asuhan Eko Purdjianto datang tanpa beban. Bermain lepas dengan semangat “nothing to lose”, tekad PSMS menjaga keangkeran kandang mereka menjadi ‘tembok’ tinggi yang harus ditembus pemuncak klasemen Grup 1 (wilayah barat), Adhyaksa FC, yang saat ini hanya terpaut satu poin (47 poin) dari runner-up, Garudayaksa FC.
Meski demikian, Adhyaksa datang dengan tekad bulat mencuri poin penuh. Pelatih Ade Suhendra memastikan timnya dalam kondisi siap tempur meski kehilangan satu pemain penting.
“Untuk persiapan alhamdulillah berjalan dengan baik. Semua pemain dalam kondisi bagus, hanya Brian yang tidak bisa tampil karena kartu merah. Mudah-mudahan apa yang kita siapkan bisa maksimal dan kita mendapatkan hasil yang diinginkan,” ujarnya, Jumat (24/4/2026) saat sesi temu pers jelang pertandingan.
Ia mengakui PSMS bukan lawan sembarangan, namun Ade menegaskan timnya tidak gentar.
“PSMS adalah tim yang bagus, dari segi pemain, pelatih, semuanya. Tapi ini bukan beban bagi kami. Justru ini pertandingan penting bagi kami karena sangat memengaruhi peluang ke Liga 1. Kami akan coba segala cara untuk mendapatkan tiga poin,” tegasnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Ade juga menyebut laga di Medan sebagai ujian terberat dalam sisa pertandingan.
“Mungkin ini yang terberat karena kita main di Medan. Kita tahu kualitas mereka. Tapi mudah-mudahan kita bisa ambil poin maksimal dan tetap di peringkat satu,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, pemain Adhyaksa, Ardi Ramdhani, menyebut laga ini layaknya final bagi timnya.
“Pertandingan besok sangat siap. Ini final buat kami karena menentukan ke depan. Saya dan teman-teman berkomitmen untuk kerja keras dan memenangkan pertandingan,” ucap Ardi penuh keyakinan.
What's Your Reaction?