Manajemen PSMS Jawab Soal Gaji 50 Persen Merupakan Kebijakan Klub
JIka Liga Indonesia Sudah Pasti, Baru Gaji Akan Kembali ke 100 Persen
BOLAHITA, MEAN - Latihan perdana yang dihadiri hanya empat pemain saja masih menyisahkan tanda tanya besar bagi suporter, fans PSMS Medan.
Meski dalam keterangan kepada media sudah ada pemberitahuan izin dari pemain berhalangan bergabung latihan. Lalu, bagaimana dengan pemain yang berasal dari luar Sumut, kapan akan bergabung? Tentu menjadi pertanyaan ketika melihat jumlah pemain hanya empat saja di latihan perdana kemarin.
Alaasan PSMS adalah klub profesional yang berkompetisi di Liga 2 yang menargertkan promosi ke Liga 1. Lantas ini membuat suporter dan fans memberikan tanda tanya besar di media sosial.
Lalu ada alasan pemain PSMS belum gajian, ada yang hanya dibayar 50 persen di bulan Juli, sehingga ada kabar pemain yang mengundurkan diri pun berhembus. Lalu apa kata manajemen soal ini?
Sekretaris klub PSMS Medan, Julius Raja membantah jika pemain tidak dibayarkan gajinya. "Kalau kabar pemain yang mau mundur, sampai sekarang tidak ada kami dengar. Tidak bisa mundur begitu saja juga kan," katanya kepada Bolahita.
"Soal gaji, Juli sudah kita bayar dan Agustus memang belum. Karena biasanya gajian itu ditanggal 20an keatas," ucap Julius Raja.
King panggian akrab Julius Raja meminta agar pemain juga mengerti dengan kondisi situasi sekarang ini. Apalagi tanpa latihan sebulan dan juga klub tanpa pemasukan.
"Jadi jangan bilang enggak dibayar. Juli kami bayar, Agustus akan kami bayar. Tapi klub punya kebijakan ditengah situasi pandemi ini," kata Julius Raja.
Selain itu, Julius Raja juga membeberkan bahwa hasil rapat dengan manajemen memutuskan, klub akan membayarkan 50 persen gaji selama belum ada kejelasan Liga dari PSSI. "Angka 50 persen ini sementara. Kalau liga jalan, gaji normal lagi," bebernya.
"Kami minta suporter dan fans jangan hanya menyalahkan klub saja. Mereka harus tahu kondisi klub tanpa pemasukan di tengah pandemi ini," pungkasnya.
What's Your Reaction?