Meriahnya Perkenalan Paulo Dybala di AS Roma
Inter Milan bukan satu-satunya klub Italia yang punya tradisi bagus dengan pemain asal Argentina, begitu juga AS Roma. Gabriel Batistuta satu yang paling terkenal selain Walter Samuel, Leandro Paredes, Nicolas Burdisso, Gabriel Heinze, dan Fernando Gago.
Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
LIGA ITALIA - Inter Milan bukan satu-satunya klub Italia yang punya tradisi bagus dengan pemain asal Argentina, begitu juga AS Roma. Gabriel Batistuta satu yang paling terkenal selain Walter Samuel, Leandro Paredes, Nicolas Burdisso, Gabriel Heinze, dan Fernando Gago.
Kini deretan nama itu bertambah dengan datangnya Paulo Dybala. La Joya - julukan Dybala - datang setelah kontraknya habis dengan Juventus, lalu klub yang dibelanya sejak 2015 itu tidak memperpanjang kontraknya.
AS Roma mengalahkan Inter dalam perburuan pemain berusia 28 tahun dan mengontraknya selama tiga tahun (2025). Dybala jadi rekrutan keempat Roma besutan Jose Mouriho setelah Nemanja Matic, Zeki Celik, dan Mile Svilar. “Hari-hari yang membuat saya menandatangani kontrak ini dipenuhi dengan begitu banyak emosi,” kata Dybala beberapa waktu lalu.
“Kecepatan dan determinasi yang ditunjukkan Roma betapa mereka menginginkan saya membuat semua perbedaan."
Situs Betting Online Resmi Indonesia. Pasaran Terbaik, Layanan 24/7, Resmi
“Saya bergabung dengan tim yang sedang naik daun, klub yang terus meletakkan fondasi yang kuat untuk masa depan, dan seorang pelatih, Jose Mourinho, yang akan menjadi hak istimewa untuk bekerja dengannya."
Pada Selasa (26/07) waktu setempat Roma baru mengenalkannya di Kota Roma, Ibu Kota Italia. Pengguna nomor punggung 21 itu duduk di tangga salah satu gedung ikonik di Eternal City, ribuan fans memadati jalanan di depannya.
Tempat telah disediakan di Palazzo della Civilta Italiana, gedung besar berwarna putih yang dibangun di bawah arahan Benito Mussolini, berwarna merah dan kuning di acara pengenalan tersebut. Dybala duduk, menatap fans dan meneteskan air mata.
Sambutan yang sangat menghebohkan dengan adanya Dybala di antara nyanyian 8.000 fans Roma, plus ada 50.000 orang yang juga menyaksikannya live di YouTube. Sebelum pengenalan itu di sesi konferensi pers, Dybala berharap dapat menaikkan standar Roma dalam urusan meraih trofi.
“Saya pikir mungkin masih terlalu dini untuk membicarakan gelar. Ada banyak keinginan dari semua orang di sini. Roma telah memenangkan trofi utama (UEFA Conference League), sesuatu untuk dibangun dengan target yang lebih besar di masa depan," tutur Dybala.
"Saya pikir klub telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan beberapa pemain yang datang bersama dengan pelatih. Ada beberapa target besar yang harus dibidik."
“Semua orang ingin menang dan saya yakin itu juga menjadi target kami: memenangkan pertandingan demi pertandingan. Kemudian, lebih jauh ke jalan, kami akan melihat di mana kami berada dan bagaimana kami melakukannya, untuk fokus pada tujuan yang berbeda."
“Tapi, sejauh judulnya, saat ini saya pikir ada tim yang sedikit di depan kami. Namun demikian, kami akan menundukkan kepala dan bekerja keras, dengan tenang dan dengan fokus, dan menjalani pertandingan demi pertandingan," pungkas peraih lima Scudetto tersebut.
View this post on Instagram
What's Your Reaction?