Momen Emiliano Martinez Cegah Polisi Brasil saat Ingin Memukul Suporter

Lanjutan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan digelar pada Rabu (22/11) pagi WIB

Nov 22, 2023 - 22:56
Nov 22, 2023 - 22:56
 0
Momen Emiliano Martinez Cegah Polisi Brasil saat Ingin Memukul Suporter

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Lanjutan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan digelar pada Rabu (22/11) pagi WIB, dengan sorotan tertuju pada pertandingan sengit antara timnas Brasil dan timnas Argentina di stadion ikonik, Maracana.

Dalam pertarungan antara dua kekuatan besar tradisional di Amerika Selatan, Argentina, yang merupakan juara bertahan Piala Dunia, berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.

Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak oleh Nicolas Otamendi pada menit ke-63, sementara Brasil harus bermain dengan 10 pemain setelah Joelinton mendapatkan kartu merah di menit ke-81.

Namun, sorotan tidak hanya pada jalannya pertandingan. Sebelum laga dimulai, terjadi keributan antara suporter Argentina dan pihak kepolisian, yang terekam dalam video yang menjadi viral di media sosial.

Polisi terlihat memukul suporter dengan pentungan, menyebabkan salah satu fans mengalami luka berdarah. Lionel Messi, kapten Argentina, turut mengomentari insiden tersebut.

Keributan tersebut tampaknya menjadi kelanjutan dari bentrok antara polisi Brasil dan fans Argentina di final Copa Libertadores antara Fluminense dan Boca Juniors.

"Kami melihat bagaimana (polisi) memukul orang-orang, itu sudah terjadi di final Libertadores," kata Messi, merujuk pada kejadian di Maracana. "Mereka lebih fokus pada hal itu dibandingkan pada permainan."

Messi menyatakan bahwa tim memutuskan untuk masuk ke ruang ganti sebagai upaya untuk menenangkan situasi, menghindari terjadinya tragedi lebih lanjut.

Keributan tersebut bahkan membuat kiper timnas Argentina, Emiliano Martinez, turun tangan mendekati tribun penonton untuk mencoba menghentikan tindakan kekerasan polisi.

Meskipun insiden tersebut, pertandingan tetap berlanjut dan Argentina memenangkan pertarungan dengan skor 1-0, menciptakan rekor bersejarah.

Menurut laporan CBS Sports Golazo, kekalahan kandang ini menjadi yang pertama sepanjang sejarah kualifikasi Piala Dunia bagi Brasil. Selain itu, Brasil juga mengalami tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya sejak tahun 2001.

Alarm peringatan pun muncul untuk pelatih sementara, Fernando Diniz, mengingat Brasil telah kebobolan lebih banyak gol pada tahun 2023 (14 gol) dibandingkan tahun 2020, 2021, dan 2022 digabungkan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow