Shakhtar Menang Kali Pertama Sejak 2008, Barcelona Justru Kemunduran

Meskipun Barcelona mendominasi dengan 69 persen penguasaan bola dan mencetak 13 tendangan (dengan satu yang tepat sasaran), mereka tidak mampu mencetak gol.

Nov 8, 2023 - 08:59
Nov 8, 2023 - 09:00
 0
Shakhtar Menang Kali Pertama Sejak 2008, Barcelona Justru Kemunduran

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Dalam pertandingan keempat grup H Liga Champions di Volksparkstadion pada Rabu (08/11) dini hari WIB, terjadi kejutan ketika Shakhtar Donetsk menghadapi Barcelona. Barcelona, yang dikenal sebagai Blaugrana, kalah dalam pertandingan tersebut.

Meskipun Volksparkstadion bukan menjadi stadion atau markas Shakhtar, mengingat Ukraina masih dilanda konflik dengan Rusia, Shakhtar tetap tampil dengan semangat dan determinasi tinggi dalam menghadapi Barcelona.

Shakhtar memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Danylo Sikan pada menit ke-40 melalui sundulan kepalanya.

Meskipun Barcelona mendominasi dengan 69 persen penguasaan bola dan mencetak 13 tendangan (dengan satu yang tepat sasaran), mereka tidak mampu mencetak gol.

Kekalahan ini tidak mengubah situasi Barcelona yang masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar, tetapi membuka peluang bagi Shakhtar untuk melangkah lebih jauh.

Terutama, kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Shakhtar atas Barcelona sejak Desember 2008 (dengan skor 3-2).

Sementara bagi Barcelona, mereka mengalami fluktuasi performa sepanjang musim ini. Sebelumnya, mereka kalah 1-2 dalam El Clasico melawan Real Madrid dan kemudian menang 1-0 atas Real Sociedad di LaLiga.

Performa Barcelona kembali menurun dalam pertandingan melawan Shakhtar, hanya menghasilkan satu tendangan tepat sasaran, yang datang dari sundulan kepala Gavi di babak kedua. Bahkan, pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengakui bahwa kekalahan ini merupakan langkah mundur bagi timnya.

Xavi berkata, "Tidak ada yang berjalan sesuai rencana. Ini jelas merupakan kemunduran bagi kami. Kami telah memainkan salah satu pertandingan terburuk dalam dua tahun terakhir, dan saat yang paling tidak tepat."

"Kami sedang mengalami masa sulit, ini masalah mental. Kami terasa terjebak. Kami melakukan banyak kesalahan secara keseluruhan dan kami gagal memberikan tekanan dengan baik, yang berdampak buruk bagi kami. Kami harus mengendalikan detil permainan dan membuat para pemain merasa nyaman di lapangan. Kami perlu membuat kemajuan," tambah legenda sepak bola asal Spanyol tersebut.

Sementara itu, Marino Pusic, pelatih Shakhtar, memuji kegigihan dan semangat juang anak-anak asuhnya, baik dalam fase bertahan maupun serangan.

Pusic mengatakan, "Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain saya. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam hal organisasi dan kerja keras. Seperti yang sering saya katakan, Anda hanya bisa menyerang jika Anda bisa bertahan. Itu dimulai dengan mengerahkan banyak energi untuk bertahan saat bertanding."

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow