BOLAHITA - Ramadhan Pohan, mengaku prihatin dengan mundurnya prestasi sepakbola di Kota
Medan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Kemunduran prestasi sepakbola
Medan tidak terlepas dari minimnya perhatian Pemko terhadap klub kebanggaan kota tersebut.
“Kemunduran tersebut ditandai dengan minimnya prestasi sejumlah klub sepakbola di
Medan seperti PSMS. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir,
PSMS hanya berkutat di Divisi Utama,” ujar Ramadhan Pohan.
“Jika alasannya karena tidak bisa membantu pakai dana APBD, kan ada cara lain yang lebih cerdas. Misalnya mengajak perusahaan daerah membantu
PSMS atau membeli saham. Harus ada upaya, jangan pasrah,” ketus Plt Ketua DPC Partai Demokrat
Medan ini.
Menurutnya, Pemko juga bisa mendiskusikan cara membantu
PSMS dengan para mantan pemain, pecinta PSMS, atau siapapun yang peduli PSMS. “
PSMS punya sejarah gemilang di kancah sepakbola nasional, jadi haruslah bisa kembali pada jalurnya,” ujarnya.
PSMS, lanjut Ramadhan, punya potensi besar untuk kembali kepada jalur prestasi. Tentu tim besar tidak terlepas dari materi tim yang mumpuni, makanya
PSMS harus memiliki materi pemain yang berkualitas.
“
Medan memiliki banyak pemain potensial dan itu bisa dimanfaatkan untuk membela
PSMS seperti Paulo Sitanggang dan Ferdinan Sinaga. Makanya saya minta Pemko
Medan memberikan perhatian kepada semua atlet daerah yang berprestasi,” tambahnya.