NUR FERRY PRADANA PERSEMBAHKAN EMAS UNTUK INDONESIA DI ASEAN PARA GAMES XIII 2026

Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara, Nur Ferry Pradana, kembali menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia pada ajang ASEAN Para Games XIII 2026 yang berlangsung di Thailand.

Jan 23, 2026 - 11:13
Jan 23, 2026 - 11:15
 0
NUR FERRY PRADANA PERSEMBAHKAN EMAS UNTUK INDONESIA DI ASEAN PARA GAMES XIII 2026
Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara, Nur Ferry Pradana (kanan)

BOLAHITA, SUMUTJUARA - Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara, Nur Ferry Pradana, kembali menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia pada ajang ASEAN Para Games XIII 2026 yang berlangsung di Thailand.

Sprinter andalan Sumut tersebut sukses menyumbangkan medali emas dari nomor lari 200 meter putra kelas T47 setelah tampil gemilang di partai final yang digelar di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Rabu malam.

Meski masih dibekap cedera, Nur Ferry mampu menunjukkan performa impresif. Ia keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 22,76 detik dan memastikan diri berdiri di podium tertinggi.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Pada perlombaan tersebut, Nur Ferry mengungguli sprinter Filipina Dino Arman yang harus puas di posisi kedua dengan waktu 23,63 detik dan meraih medali perak. Sementara medali perunggu menjadi milik atlet tuan rumah Boonruksa Supanit setelah mencatatkan waktu 23,79 detik.

Ketua NPCI Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting, mengakui pencapaian Nur Ferry terbilang luar biasa mengingat kondisi fisik sang atlet yang belum sepenuhnya pulih.

“Untuk Nur Ferry sebenarnya saya cukup was-was karena dia masih mengalami cedera. Hampir dua bulan dia cedera dan sampai di sini pun masih terus mendapatkan perawatan,” ujar Alan.

Menurut Alan, motivasi dan semangat juang menjadi kunci keberhasilan Nur Ferry melampaui para pesaingnya dari negara lain, meski tidak berada dalam kondisi ideal.

“Mungkin dari motivasi dan semangat dirinya sendiri yang membuat dia bisa melampaui atlet dari negara lain. Walaupun tidak dalam kondisi terbaik, dia tetap berusaha semaksimal mungkin,” katanya.


Alan juga menegaskan tim pelatih tidak membebani Nur Ferry dengan target berlebihan, baik dari sisi waktu maupun perolehan medali. “Saya tekankan kepada dia untuk tidak terbebani. Saya hanya meminta dia melakukan yang terbaik,” ungkapnya.

Diketahui, Nur Ferry mengalami cedera pada bagian lutut. Karena itu, Alan mengingatkan agar sang atlet tetap berhati-hati dan menjaga kondisi selama sisa pertandingan di Thailand agar cedera tidak bertambah parah.

“Saya sampaikan ke dia, selesaikan dulu tugas di Thailand ini sambil tetap menjaga kondisi supaya tidak menjadi lebih fatal,” jelas Alan.

Lebih lanjut, NPCI Sumatera Utara juga telah menyiapkan rencana jangka panjang terkait pemulihan Nur Ferry usai ASEAN Para Games XIII 2026. Fokus utama setelah kembali ke Tanah Air adalah penyembuhan cedera.

“Kita memikirkan jangka panjang atlet. Tidak bisa dipaksakan. Walaupun dia masih bisa berlari dan berprestasi, kondisi atlet tetap harus menjadi prioritas. Setelah kembali ke Medan nanti, kita akan lebih fokus pada proses penyembuhan,” tegasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow