Buka Puasa Ketua KONI Pusat dan Ketua PB.PON XXI 2024 Wilayah Sumut Beserta Jajarannya

Acara ini akan resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh pada tanggal 8 September 2024, dan ditutup oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin di Stadion Utama Sumatera Utara pada tanggal 20 September.

Apr 4, 2024 - 11:42
Apr 4, 2024 - 11:42
 0
Buka Puasa Ketua KONI Pusat dan Ketua PB.PON XXI 2024 Wilayah Sumut Beserta Jajarannya

BOLAHITA - Perjalanan menuju penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024 semakin mendekat.

Acara ini akan resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh pada tanggal 8 September 2024, dan ditutup oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin di Stadion Utama Sumatera Utara pada tanggal 20 September.

Suksesnya PON XXI akan sangat bergantung pada kerjasama antara penyelenggara, pelaksana, dan seluruh pihak terkait.

Menyadari hal ini, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, bertekad untuk mempererat hubungan antara organisasi yang dipimpinnya sebagai penyelenggara dengan Panitia Besar (PB) PON XXI wilayah Aceh dan Sumatera Utara, yang dipimpin oleh gubernur masing-masing.

Dalam upaya mempererat hubungan tersebut, kegiatan buka puasa bersama diadakan pada Selasa, 2 April 2024. Ketua Umum KONI Pusat beserta stafnya berbuka puasa bersama Ketua PB PON XXI wilayah Sumatera Utara, yaitu Penjabat Gubernur Mayjen TNI Purn. Dr. Hassanudin di Rumah Gubernur Sumatera Utara, Kota Medan.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Dengan demikian, Ketua Umum KONI Pusat telah melaksanakan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi dan koordinasi dengan semua Ketua PB PON XXI wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sebelumnya, pada tanggal 26 Maret, Ketua Umum KONI Pusat juga telah mengadakan buka puasa bersama dengan Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat menyampaikan tekad untuk menyelenggarakan PON pertama di dua provinsi tersebut dengan sukses. Oleh karena itu, KONI Pusat akan terlibat lebih aktif untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara, termasuk dalam aspek prestasi, administrasi, dan ekonomi.

Ambisi KONI Pusat untuk terus meningkatkan kualitas PON didasari oleh sejarah panjang, mulai dari PON I tahun 1948 di Solo hingga Pekan Olahraga Ikatan Sport Indonesia (ISI) pada tanggal 15 Oktober 1938, yang menjadi cikal bakal KONI dan hari jadi KONI.

"Saya berharap PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 tidak hanya diingat sebagai sejarah PON, tetapi juga dalam berbagai hal, dan kita dapat melakukan evaluasi yang terukur terhadap PON sebelumnya, baik di Jawa Barat maupun di Papua," tegas Ketua Umum KONI Pusat.

Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang semakin baik dan profesional. "PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara diharapkan dapat dikelola melalui kolaborasi yang baik agar memiliki daya tarik luar biasa. Dengan demikian, PON akan menjadi ajang lahirnya atlet berprestasi Indonesia, selain juga menjadi bagian dari Industri Olahraga dan Pariwisata Olahraga," lanjut Marciano.

Dalam konteks Industri Olahraga dan Pariwisata Olahraga, KONI Pusat berkomitmen untuk mendorong peran pelaku usaha lokal, terutama koperasi dan UMKM.

KONI Pusat akan berperan lebih aktif melalui Komisi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yang diatur dalam "Peraturan KONI Pusat Nomor 59 Tahun 2024 tentang Pedoman Hak Komersial KONI Pusat". Regulasi ini diserahkan oleh Ketua Umum KONI Pusat kepada Penjabat Gubernur Sumatera Utara setelah buka puasa bersama.

Sebelum pertemuan antara Ketua Umum KONI Pusat dan Penjabat Gubernur Sumatera Utara, sudah ada kesepakatan antara bidang terkait dengan Sekretaris Jenderal KONI Pusat

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow