Penasaran Kenapa Durasi Injury Time Piala Dunia 2022 Terasa Lama, Ini Penjelasannya

Ternyata, keputusan wasit memberikan waktu Injury Time yang lama bukan tanpa alasan. Sebuah terobosan dilakukan Komite Wasit FIFA pada penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Hal yang dimaksud adalah lebih lamanya durasi injury time di tiap babak.

Nov 22, 2022 - 19:44
Nov 22, 2022 - 19:45
 0
Penasaran Kenapa Durasi Injury Time Piala Dunia 2022 Terasa Lama, Ini Penjelasannya
Injury time babak pertama laga Inggris kontra Iran berdurasi 14 menit. (Twitter)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

DOHA - Bagi yang mengikuti gelaran Piala Dunia 2022 pasti penasaran dengan waktu Injury Time yang diberikan wasit terkesan cukup lama. Sangat berbeda dengan apa yang kita lihat di beberapa level kompetisi di Eropa bahkan di Liga Indonesia sekalipun.

Ternyata, keputusan wasit memberikan waktu Injury Time yang lama bukan tanpa alasan. Sebuah terobosan dilakukan Komite Wasit FIFA pada penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Hal yang dimaksud adalah lebih lamanya durasi injury time di tiap babak.

Beberapa injury time yang terbilang lama bisa terlihat dalam beberapa laga yang sudah berlangsung. Sebut saja Inggris kontra Iran. Total waktu tambahan yang diberikan pada kedua babak mencapai 27 menit. Terobosan ini tentu membuat kita bingung. 

M11bet Situs Online Resmi Indonesia

Memang di pertama pertandingan ini memang diwarnai insiden cederanya kiper Iran, Alireza Beiranvand pada awal laga. Usai menjalani perawatan di lapangan, ia harus diganti oleh Hossein Hosseini.

Namun pecinta sepak bola menilai waktu 17 menit untuk injury time babak pertama tetap terlalu banyak. Mereka semakin terkejut karena waktu tambahan pada babak kedua berdurasi 10 menit meski tidak ada insiden seperti di paruh pertama.

Lamanya durasi injury time terus berlanjut di pertandingan-pertandingan lain. Total sudah 64 menit durasi injury time dari empat laga perdana.

Polemik ini akhirnya membuat Pierluigi Collina selaku Kepala Komite Wasit FIFA angkat suara. Lebih lamanya durasi injury time merupakan ide jajarannya.

Collina menilai rata-rata pertandingan sepak bola tidak berjalan selama 90 menit. Itu karena banyaknya waktu yang terbuang karena berbagai hal termasuk aksi mengulur waktu dari pemain.

Hal ini coba diminimalisir oleh Collina. Maka dari itu durasi injury time di Piala Dunia 2022 meningkat secara signifikan.

"Sebagai penonton, saya membayar tiket ke stadion untuk menonton sepakbola selama 90 menit. Namun rupanya, sebagian besar waktu pertandingan terbuang karena lemparan ke dalam terlalu lama, tendangan gawang terlalu lama, dan hal-hal yang menjurus kepada buang-buang waktu," kata Collina kepada ESPN.

"Total delapan sampai sembilan menit waktu terbuang di sepanjang pertandingan hanya untuk tendangan gawang? Maka itulah, yang kami soroti."

Sistem waktu berjalan dalam permainan sepak bola memang menghadirkan banyak celah untuk diakali. Terutama untuk pihak yang tengah unggul.

Hal berbeda tidak akan terjadi di cabang seperti bola basket. Sistem waktu olahraga ini akan berhenti saat bola meninggalkan lapangan atau dihentikan wasit karena pelanggaran.

FIFA awalnya sempat berencana meniru sistem basket tersebut. Namun durasi waktu tiap babaknya akan diubah.

Ide Collina bisa menjadi opsi lain untuk membuat sepak bola kian kompetitif. Setidaknya kini tidak ada tim yang berpura-pura cedera untuk mengulur waktu dan membuat kesal penonton.

"Pikirkan, satu perayaan gol bisa memakan waktu satu sampai satu setengah menit. Lalu misalnya tim itu bikin tiga gol, berarti bisa sampai lima menit waktu terbuang," tambahnya.

"Kami kini menghitung waktu secara akurat di lapangan."

View this post on Instagram

A post shared by M11bet (@m11bet)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow