PERSIRAJA BELUM MAMPU KALAHKAN PSMS MEDAN DI CHAMPIONSHIP 2025/2026

Persiraja Banda Aceh kembali gagal memutus tren negatif saat menghadapi PSMS Medan

May 2, 2026 - 20:22
May 2, 2026 - 20:24
 0
PERSIRAJA BELUM MAMPU KALAHKAN PSMS MEDAN DI CHAMPIONSHIP 2025/2026
Eko Purdjianto pelatih PSMS Medan (Foto: Ray Martin Nababan)

PERSIRAJA BANDA ACEH KEMBALI GAGAL PUTUS TREN NEGATIF

BOLAHITA - Persiraja Banda Aceh kembali belum mampu memutus tren kurang baik saat menghadapi PSMS Medan. Dalam laga yang digelar di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore, Laskar Rencong harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir imbang 1-1.

Hasil ini terasa mengecewakan bagi tim tuan rumah. Sepanjang tiga pertemuan musim ini, Persiraja tak sekalipun berhasil mengalahkan PSMS. Bahkan, dua laga sebelumnya berakhir dengan kemenangan bagi tim berjuluk Ayam Kinantan, mempertegas dominasi mereka dalam duel klasik Sumatera tersebut.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. PSMS berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-40 melalui penyelesaian tajam Felipe Cadenazzi. Gol tersebut membuat tim tamu memimpin hingga memasuki babak kedua.

Persiraja yang terus berupaya menekan akhirnya menemukan momen penting di masa injury time. Saat kemenangan PSMS sudah di depan mata, Asnawi Habib tampil sebagai penyelamat dengan golnya di menit 90+4. Gol tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga membakar semangat para pendukung tuan rumah.

Usai pertandingan, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui laga berlangsung sengit. Ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain meski hasilnya belum memuaskan.

“Kita imbang 1-1, pemain sudah memberikan yang terbaik. Kita syukuri satu poin ini. Pertandingan berlangsung cukup seru,” ujarnya.

Eko juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil akhir. Terlebih, ia sempat mendapat kabar duka sebelum pertandingan bahwa orang tuanya meninggal dunia. Meski demikian, ia tetap menunjukkan profesionalisme dalam memimpin tim.

“Secara hasil tentu kecewa, tapi kami sudah berusaha maksimal. Pemain adalah tanggung jawab saya, dan kami berharap ke depan PSMS bisa tampil lebih baik serta mencapai target promosi ke Liga 1,” tegasnya.

Kapten PSMS, Erwin Gutawa, juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik mereka di lapangan.

“Kami sudah mengerahkan segalanya. Meski belum sesuai harapan, kami tetap bersyukur bisa membawa pulang satu poin,” katanya.

Erwin turut menanggapi insiden kecil yang terjadi di lapangan antara dirinya dan Kim Jeung-ho. Menurutnya, hal tersebut hanya kesalahpahaman.

“Itu hal biasa, mungkin karena perbedaan bahasa saja jadi sempat terjadi sedikit gesekan. Tapi semuanya sudah selesai,” tambahnya.

Memang sempat terjadi ketegangan antara Jeong-ho Kim dan Erwin Gutawa setelah sebuah momen serangan Persiraja. Namun situasi cepat mereda setelah dilerai pemain lain dan pertandingan tetap berjalan lancar hingga akhir.

Dengan hasil ini, Persiraja harus kembali menelan kekecewaan, sementara PSMS membawa pulang satu poin penting meski gagal mengamankan kemenangan. Persiraja kini berada di peringkat ke-5 dengan 40 poin, sedangkan PSMS menempati posisi ke-7 dengan 36 poin.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow