PERSIS SOLO DIBANTAI MALUT UNITED, SINYAL BAHAYA SEMAKIN NYATA

Bertanding sebagai tim tamu melawan Malut United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5) malam, posisi Laskar Sambernyawa kian terancam di papan bawah klasemen.

May 3, 2026 - 11:48
May 3, 2026 - 11:48
 0
PERSIS SOLO DIBANTAI MALUT UNITED, SINYAL BAHAYA SEMAKIN NYATA
Persis Solo menelan kekalahan dengan skor mencolok 2-5 pada laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/26

PERSIS SOLO DIBANTAI MALUT UNITED, SINYAL BAHAYA SEMAKIN NYATA

BOLAHITA - Persis Solo harus menelan kekalahan telak 2-5 pada laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/26. Bertanding sebagai tim tamu melawan Malut United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5) malam, posisi Laskar Sambernyawa kian terancam di papan bawah klasemen.

Persis sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Bruno Gomes pada menit ke-15. Namun, kelengahan di lini pertahanan membuat Malut United bangkit dan berbalik unggul lewat hattrick David Da Silva pada menit ke-19, 40, dan 45+2.

Memasuki babak kedua, Malut United semakin dominan dengan menambah dua gol melalui Nilson Junior di menit ke-50 dan Yakob Sayuri pada menit ke-69. Persis hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Arkhan Kaka di menit ke-78.

Hasil ini membuat Persis tetap mengoleksi 27 poin dan tertahan di peringkat ke-16 atau zona merah. Dengan hanya tiga laga tersisa, perjuangan tim asuhan Milomir Seslija untuk keluar dari ancaman degradasi menjadi semakin berat.

Selain harus meraih hasil maksimal di sisa pertandingan, nasib Persis juga sangat bergantung pada hasil yang diraih para pesaing di papan bawah.

Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya sebenarnya memulai pertandingan dengan baik, namun kehilangan konsentrasi setelah lawan mampu membalikkan keadaan.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

“Terlepas dari faktor teknis seperti hujan, kami memulai laga dengan cukup baik dan sempat unggul. Tapi kami ceroboh di lini belakang dan memberi kesempatan kepada lawan,” ujarnya.

Milo—sapaan akrabnya—juga menyoroti banyaknya kesalahan, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati.

“Kami kebobolan empat gol dari situasi tendangan sudut. Respons pemain juga kurang tepat, sementara kami hanya mampu mencetak dua gol dari peluang yang terbatas. Setelah gol-gol lawan, mental pemain juga terlihat menurun,” jelasnya.

Ia memastikan kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya untuk menghadapi sisa kompetisi.

“Kekalahan ini jadi pelajaran penting bagi kami. Evaluasi akan segera dilakukan untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow