Prawira Harum Bandung Tantang Pelita Jaya di Final IBL Tokopedia 2023

Jul 17, 2023 - 11:26
Jul 17, 2023 - 11:27
 0
Prawira Harum Bandung Tantang Pelita Jaya di Final IBL Tokopedia 2023

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Laju Prawira Harum Bandung menuju partai puncak tak tertahan. Tampil di hadapan ribuan pendukung fanatiknya, Reza Guntara dan kawan-kawan sukses menggilas Dewa United 88-80 pada gim 2 semifinal IBL Tokopedia 2023 di C-Tra Arena, Bandung, Sabtu, 15 Juli 2023.

Empat pemain Prawira mencetak double digit points, antara lain Brandone Francis (24 poin), Jarred Shaw (18 poin), M. Fhirdan Guntara (12 poin), dan Yudha Saputera (11 poin). Prawira mencetak 32 poin di area garis catu daya, dengan 20 assist.

Ini merupakan catatan statistik yang bagus. Ditambah lagi, persentase three points field goals mencapai 34% dengan 12 tembakan tiga angka berhasil dari 35 percobaan.

Dari kubu Dewa United, Anthony Johnson menyelesaikan pertandingan dengan double-double (13 poin dan 12 rebound). Kaleb Ramot Gemilang menjadi top scorer dengan 21 poin.

Sementara itu, dari bangku cadangan, Yeison Yan Colome menyumbangkan 17 poin.

Dewa United sekali lagi takluk dari Prawira di babak playoffs. Mereka juga disingkirkan oleh Prawira pada tahun 2022 di putaran pertama.

Prawira berhasil mengembalikan kehormatan basket Bandung. Mereka melaju ke final untuk pertama kalinya sejak 2008, ketika masih bernama Garuda Bandung. Prawira akan berhadapan dengan Pelita Jaya di partai puncak IBL musim 2023.

"Ini adalah pertandingan yang penting. Kami memang tim bola basket terbaik di liga ini. Saya sangat bersemangat untuk tampil di final. Pelita Jaya adalah tim yang bagus, dan saya akan berusaha memenangkan pertandingan tersebut," ujar Brandone Francis.

Pada gim 2 semifinal ini, Prawira tampil dengan skuad terbaik mereka, dengan starting line-up yang terdiri dari Yudha Saputera, Pandu Wiguna, pemain asing Brandone Francis, serta dua bersaudara Reza dan Fhirdan Guntara.

Sementara itu, tim tamu menurunkan R. Azzaryan Pradhitya Jati, Xaverius Prawiro, Kevin Moses Eliazer Poetiray, pemain asing Anthony Johnson, dan kapten tim Kaleb Ramot Gemilang.

Upaya Dewa United untuk menghentikan Prawira memang luar biasa. Mereka tampil lebih baik di game kedua semifinal ini. Namun, terdapat kesalahan di mana Dewa United melemah di awal kuarter kedua, sehingga mereka tertinggal 42-50 saat turun minum. Setelah itu, Prawira mengendalikan jalannya permainan.

Prawira semakin unggul, ketika mereka memimpin dengan 15 angka (69-54) di kuarter ketiga.

Namun, keunggulan tersebut belum aman. Dewa United mampu meningkatkan tempo permainan dan melakukan percobaan yang lebih banyak. Pada sisa satu menit, Dewa United mengancam. Mereka hanya terpaut 10 angka (74-84) dari Prawira berkat three-point oleh Kaleb Ramot Gemilang.

Dewa United juga memaksa pelatih kepala Prawira, David Singleton, untuk meminta time-out. Hal ini terjadi setelah Yeison Yan Colome mencetak dua angka dengan jump shot. Dewa United mendekat 76-84.

Sementara itu, perlawanan Dewa United terhenti setelah Yudha Saputera mencetak three-point. Prawira akhirnya berhasil mempertahankan keunggulannya hingga bunyi peluit akhir.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow