Ricuh di Penghujung Laga PSMS Ditahan Imbang Bekasi City, Ghozali Kena Bogem Suporter

Pertandingan berakhir ricuh setelah kubu PSMS melayangkan protes keras di akhir laga.

Oct 3, 2024 - 00:01
Oct 3, 2024 - 00:04
 0
Ricuh di Penghujung Laga PSMS Ditahan Imbang Bekasi City, Ghozali Kena Bogem Suporter
Kericuhan bertambah ketika seorang suporter PSMS diduga memukul pemain FC Bekasi City yang berada di lapangan. Wasit berhasil diamankan dari kejaran pemain dan ofisial.

BOLAHITA - PSMS Medan gagal meraih kemenangan dalam lanjutan Liga 2 musim 2024/2025 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh FC Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deli Serdang, Rabu (2/10/2024).

Pertandingan berakhir ricuh setelah kubu PSMS melayangkan protes keras di akhir laga.

Sepanjang pertandingan, PSMS tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, terutama di babak pertama. Namun, aksi gemilang penjaga gawang Bekasi City, Cahya Supriadi, berhasil menggagalkan peluang dari Juninho Cabral dan Fabio Gama.

Di sisi lain, Bekasi City mengandalkan serangan balik dengan mengoptimalkan pergerakan Thiago Rodrigues Silva, tetapi mereka kesulitan menembus pertahanan PSMS.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Di babak kedua, PSMS tetap kesulitan mencetak gol. Pelatih PSMS, Nil Maizar, melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk memasukkan Wahyu Rahmat Ilahi dan Roni Sugeng, serta Syaiful Ramadhan.

Kehadiran Rahmat Ilahi memberikan dampak, dengan dua tembakan jarak jauhnya yang kembali digagalkan oleh Cahya Supriadi.

Insiden terjadi di masa injury time ketika Cahya Supriadi jatuh setelah mengamankan bola dan sempat lemas, memaksa ambulans masuk ke lapangan. Meskipun begitu, Cahya akhirnya bisa melanjutkan pertandingan.

Namun, wasit Bangkit Sanjaya tidak menambah waktu injury time meskipun waktu sempat terhenti akibat insiden tersebut. Keputusan ini memicu protes keras dari PSMS, termasuk beberapa ofisial dan asisten pelatih yang mengejar wasit setelah peluit panjang dibunyikan.

Kericuhan bertambah ketika seorang suporter PSMS diduga memukul pemain FC Bekasi City yang berada di lapangan. Wasit berhasil diamankan dari kejaran pemain dan ofisial.

Pelatih FC Bekasi City, Widiantoro, menyayangkan insiden tersebut, terutama terkait pemainnya yang dipukul oleh suporter. "Sangat disayangkan pemain kami dipukul. Tapi, kami tetap bersyukur bisa berbagi poin. Pemain sudah bekerja keras, PSMS punya materi tim yang kuat. Kami ingin menang, tapi harus puas berbagi poin," ujarnya.

Sementara itu, Nil Maizar juga mengkritik kejadian ketika ambulans masuk, tetapi tidak membawa pemain keluar, yang menurutnya memotong waktu injury time. "Hasil ini mengecewakan, tapi saya bangga dengan kerja keras pemain. Dari sisi permainan, kami lebih unggul," katanya.

Hasil imbang ini membuat PSMS gagal mencapai puncak klasemen. Dari empat laga yang sudah dimainkan, PSMS mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow