Siswa dan Orang Tua Tolak Regrouping Sekolah di Medan Estate, Bobby Nasution Minta Pemkab Deli Serdang Tinjau Ulang
Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) bersama para wali murid mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Kamis (12/11/2025).
BOLAHITA - Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) bersama para wali murid mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Kamis (12/11/2025). Mereka menyampaikan keberatan atas rencana regrouping (penggabungan) dua sekolah di wilayah Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang dinilai merugikan siswa.
Dua sekolah yang akan digabung adalah SD Negeri 101778 dan SD Negeri 105293 Medan Estate. Rencananya, kegiatan belajar kedua sekolah tersebut akan dipindahkan ke SD Negeri 106162 Medan Estate, yang jaraknya dianggap terlalu jauh bagi para siswa.
View this post on Instagram
“Tolong kami, Pak. Kami tidak menolak regrouping, tapi jangan dipindahkan terlalu jauh. Kasihan anak-anak kalau harus berjalan jauh setiap hari. Kalau bisa, tetap di sekitar SDN 78 atau 93 saja,” ujar salah satu wali murid di hadapan Gubernur Sumut.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menegaskan akan menjembatani aspirasi para wali murid kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, selaku pihak yang berwenang.
“Pertama, anak-anak seharusnya tidak ikut dalam aksi seperti ini. Kedua, kalau regrouping masih di lingkungan yang sama, tentu bisa dipertimbangkan. Namun karena kewenangannya ada di Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, saya hanya menjembatani,” kata Bobby.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Ia juga meminta agar Pemkab Deli Serdang meninjau ulang rencana tersebut, terutama mengenai lokasi sekolah baru agar tidak memberatkan siswa.
“Saya minta regrouping ini dikaji kembali. Kalau masalahnya karena kekurangan murid, zonasinya bisa diperluas, apalagi wilayah itu berbatasan dengan Medan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut.
“Kita akan jadwalkan pertemuan bersama pihak terkait untuk membahas persoalan ini. Tapi ke depan mohon jangan libatkan anak-anak lagi, ya, Bu,” ujarnya.
What's Your Reaction?