Suimin Minta Hitam Diatas Putih

Suimin Minta Hitam Diatas Putih

Apr 9, 2013 - 00:39
 0
Suimin Minta Hitam Diatas Putih
Suimin bersama rekannya
Dipecat dari kursi pelatih bukanlah hal baru bagi Suimin Diharja. Apalagi di PSMS Medan, pengalaman ini bukan menjadi barang baru. <div><br></div><div>Pelatih berusia 58 ini memiliki kenangan pahit kali kedua dipecat saat menukangi PSMS. Mantapnya hal itu lantas tak membuatnya tak kapok melatih di tim Kota Medan. Pertama kali Suimin pernah mengalami musim 2009/10, di mana Suimin dipecat putaran pertama dan digantikan Kustiono.</div><div><br></div><div>"Ya kejadian memang sudah dua kali, tapi abang enggak kapok. Hati abang ingin selalu membangun di PSMS, namun banyak rintangan dan hambatan. Mungkin nanti di tahun-tahun tertentu abang bisa berhasil di PSMS. Tapi yang pasti untuk PSMS, abang enggak pernah nyerah, abang doakan keluar dari sini PSMS lebih bagus," bilang Suimin. </div><div><br></div><div>Namun, pemecatan ini bisa diterimanya asalkan haknya segera dibayarkan. Suimin mengaku tidak mau menerima SK pemberhentian tersebut, jika gajinya belum dibayarkan. Sebagai pelatih, sampai saat ini sudah lima bulan gaji dan itu sejak pembentukkan tim. </div><div><br></div><div>"Sekitar Rp140 jutalah, itu belum kompensasi putus kontrak. Pemain juga haknya belum. Jadi, kami enggak mau terima SK yang sudah dibacakan tadi. Intinya kami kasih deadline 10 April, kalau tidak ada kepastian hak kami, maka kami akan mengadu  misalnya ke DPR. Karena hak kami belum diberikan, maka sampai hari ini kami masih skuat PSMS," tegasnya.</div><div><br></div><div>Suimin dan pemain juga meminta sebuah jaminan pengurus akan membayarkan gaji mereka. "Setidaknya ada bukti hitam di atas putih, disahkan notaris. Yang pasti keputusan tanggal 10 April besok. Setidak-tidaknya ada pegangan kami yang punya kekuatan hukum. Kalau janji-janji saja, kami enggak mau terima," sambungnya.</div><div><br></div><div>"Abang (saya) menerima keputusan tapi belum mau menerima SKnya, karena abang mau menerimanya bersamaan hak yang dibayar. Kalau keluar SK dan hak, otomatis abang akan angkat kaki, kunci inipun (kamar) akan abang serahkan ke Suharto," tambahnya. (Bolahita)</div>

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow