BOLAHITA.COM – Unggulan pertama nomor tunggal remaja putra, Vega Vio Nirwanda (PB Mutiara) dipaksa bermain tiga game oleh M Fiki Nurfalah (PB SGS PLN) di babak pertama Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning
Sumatera Utara Open 2013. <div><br></div><div>Vega yang merupakan semifinalis Djarum Sirkuit harus melakoni laga 50 menit untuk bisa menundukkan Fiki. Menang 21-18 di game pertama, membuat Vega sepertinya akan bisa menyelesaikan pertandingan ini dalam dua game. </div><div><br></div><div>Namun justru di game kedua ia banyak melakukan kesalahan sendiri ang membuatnya tertinggal cukup jauh 11-18, sebelum akhirnya menyerah 12-21.</div><div><br></div><div>“Angin di lapangan menjadi kendala saya di sepanjang babak kedua. Saya kesulitan mengontrol bola. Kalau di sektor tunggal saat kita bermain searah dengan angin maka itu akan membuat kita sulit untuk melakukan rally-rally,” ujar Vega usai laga.</div><div><br></div><div>Game ketiga berlangsung lebih seru. Unggul jauh 6-0, justru Vega kehilangan banyak angka setelah interval, skor imbang diangka 12. Beruntung, Vega mampu kembali ke permainannya dan akhirnya memimpin 20-14, sebelum menutup laga ini dengan 21-16.</div><div><br></div><div>Di babak kedua yang akan digelar besok (11/9), Vega akan ditantang oleh Loismalvin Christian Andrianto yang menang walk over atas Muhammad Faras Dermawan dari PB Fila Watch. Ia mengakui belum pernah bertemu dengan atlet asal PB Djarum itu. </div><div><br></div><div>“Kalau diunggulkan justru kadang menjadi sedikit beban buat saya. Tapi saya sebisa mungkin ingin melakukan yang terbaik di setiap laga, untuk target pun saya yang penting main sebaik mungkin. Satu-satu dulu,” pungkasnya.</div><div><br></div><div>Selain Vega, PB Mutiara juga menurunkan 39 atlet lainnya. Mereka turun di berbagai nomor dan kelompok umur, mulai dari pemula, remaja dan taruna. </div><div><br></div><div>Termasuk didalamnya adalah jagoan mereka di nomor tunggal putri, Gregoria Mariska yang merupakan juara di Djarum Sirnas seri terakhir di Manado juga menang dari Fira Radi Pratiwi (PB Andalas Jaya) dengan 21-12 dan 21-16.</div>